Pojok Test Ride: Honda VFR 1200 – Monster Bongsor Yang Kalem


image

KBY – Pada artikel sebelumnya, dikisahkan KBY dan lek Aziz Warung DOHC berkenalan dengan mas Dedi, seorang biker yang mengendarai Honda VFR 1200 standar (bukan DCT). Singkatnya, kami berdua diijinkan untuk mencoba VFR tersebut… Woww bagaimana impresinya?…

Awalnya, KBY sempat ragu untuk mencoba, karena saat parkir, mencoba duduk dan mendirikan VFR terasa berat dan kaki jinjit walau tetap mantap menapak aspal. Sempat KBY berkata kepada lek Aziz…”Kayaknya aku pass deh buat si VFR, berat, ngeri lek…”

image

Begitu melihat lek Aziz yang coba dua keliling pelataran Siemens, KBY jadi optimis untuk mencoba.. Sekarang giliranku…hup! KBY naik ke atas joknya VFR. Setangnya model jepit dan condong ke depan, namun somehow, masih terasa rileks ke lengan dan badan. Dari sisi ini, Brutale 1090 masih lebih baik.

image

Speedonya sangat informatif dan lengkap, juga enak dilihat

Nyalakan mesin, knalpot aftermaketnya menyalak, tidak keras tapi cukup membahana. Entah apa knalpotnya, sepertinya custom. Dan memang suaranya tidak beraturan, ciri khas mesin berkonfigurasi V? Kalau istilah lek Aziz sih terdengar pincang. Tarik tuas kopling, wah nyaman, tidak sekeras Brutale :D. Masukkan gigi 1, hentakannya minim unlike Brutale yang bersuara bletak keras.

image

Box-nya OEM, serasi sekali

Lepas kopling, VFR pun melaju perlahan, tenaganya bawahnya kuat tapi tidak menghentak atau sebrutal MV Agusta, ditambah gas sedikit pun si VFR tidak langsung melesat, tenaganya terasa padat tapi linear, halus sekali..faktor penggunaan gardan kah? Oia VFR ini menggunakan gardan sebagai penghubung geraknya, bukan chain lagi. Honda mengklaimnya sih minim perawatan.

image

Ini dia gardannya

KBY rasakan si VFR mulai “menggeliat” saat RPM berada di 4000an.. Dibawah itu, tenaganya terasa “biasa” saja, tidak buas mengingat kapasitas mesin yang diusung sebesar 1200 cc loh, monster kan? Nyaman untuk turing nih.

Kembali ke ergonomi, setang yang agak di depan ternyata cukup nyaman loh, suspensi empuk, lebih empuk dari Brutale. Kebetulan trek Siemens itu variatif, walau dilapisi aspal tapi tidak semua mulus, juga terdapat turunan dan tanjakan, cukup mewakili untuk mencoba impresi suatu kendaraan.

image

Lampu belakangnya ingat pada suatu motor gak lads? 😀

Hanya untuk urusan membelok agak tajam, Brutale lebih nikmat, luwes dan tidak melawan. VFR sebaliknya, walau tidak sekaku Ducati (Hyperstrada dan Diavel) namun ada gejala “melawan” pada setangnya saat dibelokkan .. Bouncing suspensi depannya pun saat berbelok agak mengagetkan, terutama saat mengenai jalan yg berlegok (cekung). Di jalan rata saat berbelok tidak ada masalah. Jok suportif nikmat diduduki. Keunggulan dari motor tipe sport tourer sejati.

Oia saat berjalan, kesan bongsor dan berat langsung sirna loh… Beneran seperti membawa NMP saja, mesin pun tidak panas (at least tidak sepanas si Brutale). Tapi harus hati hati, karena secara fisik, si VFR ini bongsor…terlihat seperti dua kalinya Brutale. Salah salah bisa mentok di mobil orang karena lupa akan dimensinya hehe.. apalagi VFR bro Dedi ini sudah ada box di belakang.

image

Itulah sekelumit pengalaman KBY mengendarai motor langka ini lads, besar, elegan, sophisticated, powerful sekaligus kalem dan bersahaja. Kata bro Dedi sih harganya 250-an tahun lalu, gak terlalu mahal juga ya ternyata.

Foto-foto KBY nunggang VFR ada di lek Aziz euy, menyusul yaaa.. Hehe.

image

Berikut spesifikasi yang menurut KBY merupakan poin penting VFR 1200
Spek Mesin:

1237cc V4 Engine

Drawing on 30 years of V4 technology and racing success, Honda designers gave the VFR1200F what is surely the most advanced streetbike engine yet: a fuel-injected, liquid-cooled 1237cc, 76-degree, V4 brimming with low-end torque. Overall, it’s more compact than the engine from the 781cc Interceptor.

Gardan

Low-Centerline Driveshaft

Take a close look at the VFR1200F and you’ll see that the driveshaft joins the transmission far below the swingarm pivot (with most shaft-driven bikes the pivot is on the same plane). The result? The VFR1200F delivers a more neutral handling platform under both acceleration and deceleration. You get the best of both worlds: The virtually maintenance-free aspects of shaft final drive and the superior handling character that only a chain-drive system has previously been able to offer.

Coba yang DTC, akan lebih asik lagi .. unik soalnya hehehe… Sayang KBY lupa mengabadikan melalui Video. Ada juga teman KBY yang lagi tes Brutale, ada terlihat si VFR sebentar. Lumayan dari pada gada, darlingly, videonya dikompres oleh Whatsapp euy, jadi jelek… Simak aja ya…

Iklan

Tentang Kobayogas

Nama: Yogas, panggilan sejak kuliah: Kobay. Lelaki charming yang pernah mampir di Bandung dan KL di jiran saat kuliah ini adalah penggemar otomotif sejak SD. Bekerja full time sebagai kuli dunia asuransi umum sejak 2004. Wanna share some things? Contact me @kobayogasblog@gmail.com or WhatsApp 081218044747 Thanks :)
Pos ini dipublikasikan di Moge, Tes Produk, Test Ride dan tag , , , , , , , , , . Tandai permalink.

102 Balasan ke Pojok Test Ride: Honda VFR 1200 – Monster Bongsor Yang Kalem

  1. macantua berkata:

    ngeri…. mbahnya cebeer

    Suka

  2. #034 berkata:

    Darlingly?? Ngaaahahahaaah

    Suka

  3. chakim92 berkata:

    Mantappp…

    Suka

  4. habib el berkata:

    yg satu suara.a “nakal” banget, yg satu tampan bgt hahaa

    Suka

  5. ipanase berkata:

    sohc kencangggggggg

    Suka

  6. beatfi berkata:

    wow 250jtan….. pajak per tahunnya brp kang?

    Suka

  7. aripitstop berkata:

    beli ah….

    Suka

  8. abgtua berkata:

    om kby udah ga minat jajal ninja mono :p
    wong kelasnya 600 cc keatas semua mainannya 😀

    Suka

  9. Mase berkata:

    woh big bike with gardan….

    Suka

  10. r6stunt berkata:

    ni mtor klo di eropa dipuja,,,, tpi di us mlah dibully abis2an,,,,, katanya sih,,,,,katanya,,,,, bneran cman katanya,,,,, (antisipasi serangan fb2) wahahay,,,,,,

    Suka

  11. Wong Bioso berkata:

    Lampu belakangnya punya Axelo y…. 😀

    Suka

  12. r6stunt berkata:

    kta sdara yg dsna(u.s),,,org sno g ska mtor mdel gnian(sporttouring),,,, vfr,fz tourer,fjr,,,,,ninja 1000sx,,,,,pandangan mreka sport faired mean supersport.superbike,,,,, touring/cruiser bike ya hd,indian,victory,v max,valkyrie,,..etc,,,,menurut kbnykan biker dsna,gen sport touring tu g da,,,ktnya sportbike shemale : sport faired+engine cruiser(torque oriented)+sidebag+monkeyclip-on,,,,,heheh,,,ktanya lo y?q jg blum prnah ksno sih,,,,,
    tapi klo org eropa si dmen bgt model gnian,,,,nyaman mungkin???tau deh,,,,beda daerah bda selera,,,,klo saya si,,,mending mikirin pasir kelud yg diatap drpda mkirin selera mreka,,,,wkwkwk,,,,,,,

    Suka

  13. ari berkata:

    moge untuk orang yang suka touring….

    Suka

  14. d-santo berkata:

    gede tenan ternyata.

    Suka

  15. 4G92Mivec berkata:

    Wah moge2 mahal memang top markotop

    Suka

  16. H3 berkata:

    engine nya… V sejajar (spt Ducti) ato V melintang (spt Motoguzi).. ?

    Suka

  17. old blade berkata:

    nyiiissss batur tesride mbah na cbr 125/150/250 😀

    Suka

  18. Aluvimoto berkata:

    250 full paper? kok “murah” O.o

    Suka

  19. guwehdodol berkata:

    tenaga linear karena V4 om
    inget karakter mesin V itu kan lienar ga kaya inline yang adem bawah atas gila
    kalo V4 itu best of both worlds,linear dapet,tenaga atas gila pun dapet (V4nya aprillia yah)
    kalo V4nya VFR kayanya atas bawah tetap adem,om

    Suka

  20. Achmad Sya'roni F berkata:

    Ada juga yang beli mbahe cbr250 ini.

    Suka

  21. Nofgi berkata:

    Gede tenan om …
    Rawan menyenggol mobil kalau macet hehehe … 😀

    Suka

  22. 46sukses.com berkata:

    Sangar

    Suka

  23. Bonn Djoovy CBSF berkata:

    wew.. gede, ganteng, kenceng, & harga terjangkau wkwkwk

    Suka

  24. lekdjie berkata:

    yah,brarti bukan yg rasa bebek dong…

    Suka

  25. smartfaiz berkata:

    nanggung ga jajal top spit :mrgreen:

    Suka

  26. bikerkampung86 berkata:

    aq kpn yo kang??…

    Suka

  27. HRS berkata:

    kapasitas tankinya 23lt dg konsumsi BBM kurang lebih 1:10km irit jg ya ??

    Suka

  28. haryudh4 berkata:

    Naik N250 aja udah berasa gede banget, gimana ini ya? 😀

    Suka

  29. habib el berkata:

    yang nakal lebih menantang om haha,

    Suka

  30. motoblast berkata:

    woohh masbro kobay keren nih..bisa test ride moge moge..hehe..eh ngomong ngomong yang ditest itu kan kakaknya motorku ya..wkwkwkwk.ato mbah nya..secara motor ane nyomot model dari sono..hehe

    Suka

  31. Ping balik: Vaya Con Bios My Darling … MV Agusta Brutale 1090R | KobaYogas.com| Your Automotive Blog

  32. Ping balik: Testimoni… Apa Kata Mereka Tentang MV Agusta Brutale 1090R | KobaYogas.com| Your Automotive Blog

  33. Ping balik: Test Ride: My First 15,5KM With CBR 250R 2011 | KobaYogas.com| Your Automotive Blog

  34. Ping balik: Pojok Opini: Punya Moge Beneran Itu Truly Exciting… However.. | KobaYogas.com| Your Automotive Blog

  35. Ping balik: Test Ride Moge itu Mengasyikkan Sekaligus Beresiko Lads… | KobaYogas.com| Your Automotive Blog

  36. Ping balik: Intermezzo: Foto-foto Test Ride Honda VFR 1200 | KobaYogas.com| Your Automotive Blog

  37. Ping balik: Honda CBR 250RR 2 Silinder Akan Berkonfigurasi V? Mimpi Yang Sulit Diwujudkan.. | KobaYogas.COM

  38. Ping balik: Review Honda New Beat Pop ISS – Apa Kata Para Tester Yang Sudah Mencobanya | KobaYogas.COM

Orang Bijak Tinggalkan Jejak...Diskusi Sehat Pasti Mengasyikkan :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s