Full Impression Review: Datsun Go+ – The (Un) Real 7 Seater MPV


Datsun Go+

Datsun, sebuah merek yang sempat cetar membahana di era lampau, saat speed rally sedang booming di tanah air.. Kali ini, Datsun yang merupakan Sister Company dari Nissan, kembali hadir…

Kobayogas.com – Sebenarnya sudah lama KBY mengincar merek ini untuk di sidik dan teliti, apa senjata Datsun yang hadir di Go+ hingga kiranya dapat memukau potential buyer di Nusantara…

datsun sss

Meski tua, Datsun SSS ini sulit terkejar oleh si Kuro, ternyata mobil khusus balap retro 😀

Secara singkat, sebagaimana yang dijelaskan pada website Datsun, Datsun kembali muncul untuk bermain di kelas menengah ke bawah dan mengutamakan rakitan lokal (di belahan dunia manapun sepertinya) dengan jaminan keahlian global. Nissan sendiri akan lebih konsentrasi kepada produk global dengan jaminan brand global. Itu yang membedakan Datsun dengan Nissan walaupun masih satu atap perusahaan.

Go+ KBY temui saat event Parjo lalu, bersama sama dengan tes Vespa GTS 250 dan melihat secara detail Honda Mobilio. Sayang unit tesnya tidak ada, video pun filenya corrupted… Jadi hanya foto foto yang bisa KBY persembahkan kepada lads sekalian, mangga disimak, semoga tidak mengecewakan ya…

DESAIN

Tidak ada yang salah disini, desainnya KBY suka, terlihat fresh dibanding merek lain, sama lah ya dengan mobilio, namanya juga desain baru. Dari depan terlihat SPorty, dari samping sekilas mirip Grand Livina, sedangkan dari belakang, campur tangan March terlihat di buritannya.

Datsu GO+

Wiper Tunggal

Datsun

Dari belakang nampak DNA March – Tidak ada Wiper Belakang dan Defogger

Datsun Go+

Dari samping, siluetnya mirip Livina

Sisi interior dan desain dashboard sederhana namun cukup apik dan solid. Tidak ada tombol aneh disana, tidy and clean… semua semata-mata demi fungsionalitas.

Datsun GO+

Dashboard juga mirip march, apalagi kisi-kisi AC-nya. Rem tangan seperti mobil jaman dulu

FITUR

Agak gelap awalnya, karena KBY mengandalkan visual on the spot saja. Akhirnya setelah mencoba mencari referensi, berikut fitur yang ada di Datsun Go+:

  • Sabuk pengaman sampai baris terakhir
  • Power Window di keempat pintu
  • Jok baris dua dan tiga bisa dilipat relatif rata lantai

Loh kok itu doang? Lah habis gimana? ABS? Airbags? Tilt Steering? MID? Foglamp? Sudahlah, ini kan ceritanya mobil murah yang harga jualnya akan diset di bawah 100 juta, jadi tidak ada fitur berlebih disini.

Power Window sisi pengemudi hanya ada dua tombol, untuk dirinya sendiri dan tetangga sebelah… Bentuknya pun hemat, minim, kecil dan buntet… yang penting fungsi broooo…. KBY juga tidak melihat adanya tombol electric mirror, sepertinya kelewat ya, semestinya ada.

Datsun

Datsun GO+

Tuas pembuka pintunya mirip March

Datsun GO+

Ada gantungannya, tapi belum ketauan fungsinya, ada yang tau?

AKOMODASI dan FLEKSIBILITAS KABIN

Jok bagian depannya unik, selain jok model pocong (headrest menyatu dengan jok), alas jok penumpang depan pun melebar nyaris menyatu dengan jok pengemudi. Menurut KBY sih plus minus, plusnya jika keluarga memiliki batita atau balita, bisa duduk dekat dengan orang tuanya. Begitu juga jika suami istri atau yang sedang pacaran, asoy deh tak ada jarak diantara kita.

DSC_0365 DSC_0364

Minusnya? Lah kalau supir dengan majikan piye jal… pasti rada rada khawatir dong yes? Kan majikan di belakang aja brooo duduknya, bisa diaturrrr :))

Jok baris kedua, cant complain, cukup lah… nah masalah datang di baris ketiga, ini apa maksudnya, ga jelas fungsinya, mau naikpun susah, resiko bagian punggung jok baris kedua kotor kena alas kaki sangat besar apalagi di musim penghujan. Kaki harus cukup panjang untuk melangkah masuk ke baris ketiga. Harusnya sih gak perlu-perlu bingit lah ya baris ketiga.. wong cuma cocok buat nidurin si kecil aja. Loh kalau baris ketiga dicopot apa bedanya sama Datsun GO masbroooo… iya sih :))

Datsun GO+

Lebih cocok buat batita atau balita tidur di sini, busanya pun tipis

Datsun GO+

Jok baris ketiga, kicil dan mungilll… abu-abu fungsinya

Datsun GO+

Baris kedua cukup lapang dengan sandaran tegak…

Saat coba diduduki, dengkul mentok lads hehehe… kebayang yang tingginya di atas 163 cm ya… busanya empuk tapi tipis, diduduki berlama lama pasti ambles…  Bagaimana dengan bagasi? Mending lihat sendiri aja yah…

Datsun GO+

Gimana? Apa yang kira-kira muat di situ? Kucing kawin aja malas kayaknya di situ hehe…ya payung beberapa bijis masuk lah ya…

MESIN

Performa sih ga tau, yang jelas mesinnya HR12DE DOHC 12 Valve 3 Silinder serupa dengan Nissan March namun outputnya lebih kecil…entah kenapa diset seperti itu.

Mesin serupa milik March

Mesin serupa milik March

OPini:

Jika memang benar dijual di bawah Rp. 100 juta, kita tidak bisa komplain terlalu banyak akankelengkapan fiturnya, namun Datsun GO+ harus bisa berkaca kepada mobil LCGC lainnya seperti Ayla misalnya, yang sudah ada RPM dan MID walau minus Airbag. Soal kelegaan kabin, GO+ masih bisa bejaban dengan Agya dan Ayla, dari sisi kualitas plastik material, KBY berani bilang GO+ ada di atas kompetitornya. Sayang saja ban masih berukuran 13″, rapopo Karimun Wagon juga 13″ toh ? Hehehe… So siap nyicil lads?

Mangga digeber … Thanks for reading and sharing lads..

KobaYogas from WordPress for Android

Iklan

Tentang Kobayogas

Nama: Yogas, panggilan sejak kuliah: Kobay. Lelaki charming yang pernah mampir di Bandung dan KL di jiran saat kuliah ini adalah penggemar otomotif sejak SD. Bekerja full time sebagai kuli dunia asuransi umum sejak 2004. Wanna share some things? Contact me @kobayogasblog@gmail.com or WhatsApp 081218044747 Thanks :)
Pos ini dipublikasikan di Datsun, Nissan dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

144 Balasan ke Full Impression Review: Datsun Go+ – The (Un) Real 7 Seater MPV

  1. ipanase berkata:

    nampak mewah yak?
    tetep bagusan jazz

    Suka

  2. Fitready berkata:

    nanti ada revisi jadi GO+++
    :mrgreen:

    Suka

  3. sukacuapcuap berkata:

    Satu lagi kaleng rombeng 😀

    Suka

  4. cahyadip berkata:

    Nissan “di-rebranding” biar jadi murah harga jualnya he he…imho
    Tapi rebandingnya “menghidupkan kembali Datsun yg legendaris”…imho lagi kang

    http://cahyadip.wordpress.com/2014/04/05/pcx150-mau-dilokalkan-duh/

    Suka

  5. gaplek mania berkata:

    kata bos ane ini bukan 7seater tapi 3row vehicle..
    dan kata dia lagi yg jepang tulen.. pengucapannya yg bener “datosang” bukan “datsun”.heleh ribet amat bahasa jepangnya

    Suka

  6. touringrider berkata:

    Wah mungil sekali. Kalau dibandingin A to Z masih luasan mana mas?

    Suka

  7. st3v4nt berkata:

    Bagian belakang bukan cuma joknya kekecilan tapi juga kalau ada yg duduk mentok kecuali yg duduk anak kecil/pendek banget. Jangan lupa juga gak ada central lock….:-) Kayanya maksud + di belakang Go ya cuma nambah dikit banget panjangnya dibanding Go tanpa + gitu deh.

    Suka

  8. curut ngepot berkata:

    kursi depannya asyik berdekatan bisa mesra2an sambil gandengan tangan malah bisa sambil peluk2an wow! 😀

    Suka

  9. genbuz berkata:

    hadir kang.

    Suka

  10. Red Satellite berkata:

    Overall mending ini deh dibanding duo kaleng lcgc 😆

    Suka

  11. nelvian berkata:

    yah setidaknya untuk mobil lcgc, kualitas material dan build quality bagusan ini dibanding mobilio… 😆

    Suka

  12. ridertasik berkata:

    artikel mobil nyimax saja bang 😎 soal mobil/mobil bang kobay memang masterrrrrr nya 4 jempol dah 😀
    #efek mangan keju 😆

    Suka

  13. lexyleksono berkata:

    Satu lagi pendatang meramaikan pasaran dunia permobilan.., dari depan tampak keren / gagah.

    Suka

  14. ari berkata:

    ane aja males masang bangku baris ketiga…padahal ada bonusnya 😀

    Suka

  15. Rio berkata:

    Mesti lihat dulu barangnya, di surabaya malah udah disiapkan dealernya

    http://motorrio.com/2014/04/06/maxi-scooter-sym-gts-500-evo/

    Suka

  16. bintang kecil berkata:

    Sudah bagus lah kalo untuk sekelasnya ..

    Suka

  17. jonfis fandy berkata:

    Mobil apaan nih??

    Suka

  18. Bonn Djoovy CBSF berkata:

    besok aj ahh bacanya, absen aj om

    Suka

  19. puguh05 berkata:

    dengkul mentok di baris ke berapa om? harusnya jadi tester seberapa lapang itu mas yuda 😛

    Suka

  20. adi_blackvixy berkata:

    Dari depan kelihatan gagah, eh pas dari samping velg nya imoeth banget.. Hehe..
    Tp dimaklumi lah kalo emang bener harganya dibawah 100 jeti..
    Om kobay, “deffoger” itu apa ya..?
    Sering denger istilah ini, tp kurang ngerti deffoger itu bagian mananya mobil?
    :bingung

    Suka

  21. 0yoo berkata:

    dari awal wis naksir sm yg Go, persnelingnya unik, wiper 1 haha serasa naik uno turbo 😀

    Suka

  22. admin berkata:

    Piroan iku hargane mas dap?

    Tapi masih bagusan jazz gt radial..xixixi
    Kabooooooorrr….:D

    Suka

  23. boneka berkata:

    Akhirnua tercerahkan juga, tentang kursi baris ke 3 ini, plus bagasinya

    Ngalamat di coret, ganti sekenan big mpv aja lah,
    Biar smua ke angkud

    Suka

  24. Pamiarsa Tea berkata:

    Beuh Aingah… tadinamah naksir berat kana boil ieu teh, geus apal kitumah jadi rada ngarengkog.. mundur teratur…

    Suka

  25. nelvian berkata:

    udah om disini maksudnya jika dibandingkan dengan harga belinya, harusnya mobilio bisa lebih murah…
    karena dia lmpv bukan lcgc mpv…

    back to topic, agak ragu dengan penjualannya… dan nanti mungkin tenggelam euforia ford ecosport walaupun beda kelas…

    Suka

  26. Dora Emon berkata:

    Plus (+) :
    – Power Sterring
    – AC
    – Power Window
    – Body lebih tebal di banding mobil LCGC lain
    – Kualitas Plastik yang paling bagus dibanding LCGC lain bahkan termasuk MOBILIO
    – Side Bump
    – Sensor Parking
    – Bagasi yang sangat luas ( Kalau bangku baris ketiga di copot) bisa buat Sound System deh
    – baris kedua udah power window ( Ga kaya Gogon baris kedua masih engkol emang bajaj di engkol)
    – audio bisa pilih antara JVC single din atau mobile docking station
    – Dudukan plat AKI sangat besar sehingga bisa untuk ganti AKI jika ingin memasang AKI yang lebih besar seperti untuk penambahan sound system misalnya
    – Spoiler atas bagian belakang
    – Semua seat ada Sealt Belt walaupun yang baris 2 dan 3 tidak otomatis sealt belt
    – Wood Panel di semua pencetan power window and di tengah console dashboard
    – Pintu Bagasi belakang sudah menganut 2 Hidrolik System
    – Ada petunjuk Eco driving di speedometer
    – Ada Laci dibawah Stir ( Aneh banget)
    – 1200 cc seperti Brio ( Cuman brio sudah 4 silinder sedang datsun baru 3 silinder, berbanding terbalik Datsun sudah DOHC sedangkan Brio masih SOHC)
    – Depan sudah menganut rem cakram, sedangkan belakang masih drum
    – Bensin irit, pas pengetesan menggunakan bensin premium RON 88 bukan pertamax seperti LCGC lain, jadi belum jelas seberapa iritnya
    – Type HIGH 100 juta paling murah di banding LCGC lain
    Minus (-) :
    – Velg ring 13 bikin ilfil ngeliatnya jadi terlihat ada rongga besar di ban
    – Joknya tipis
    – AC system tidak ada pilihan untuk ke kaki
    – baris ketiga sangat sempit, kecuali untuk anak kecil (Kalau bangku baris ketiga tidak di copot)
    – Tidak ada laci penutup dashboard
    – Tidak ada Fog Lamp
    – Speaker cuman 2 di bagian depan
    – Belum Electric Mirror
    – Blom ada Versi Matic nya
    – Blum ada Air bag
    – Rem belum ABS
    – Cuman pilihan 5 warna : Reddish Gold, White Solid, Silver Metallic, Grey Metallc dan Black Solid
    kalau ada Pink lebih mantabkan :p
    – Bangku tidak ada Headrest
    – Belum ada immobilizer
    plus minus (+-) tergantung selera :
    – Single Wiper
    – Dudukan perselening yang tidak biasa
    – Rem tangan model Kijang lama sayang pegangannya tidak sebesar Kijang lama
    – Bentuk AC yang bulat seperti mobil Eropa
    – Tidak ada panel Door Trim, kalau saya lebih suka model begini jadi lebih keren tergantung selera orang
    – Kursi depan nyambung
    Opini pribadi pas TD :
    – Tarikan awal sangat enteng, karena terlalu enteng merasa seperti naek mobil maenan
    bagus untuk First time rider, yang baru punya mobil
    – Belum tahu maksimal speed nya karena TD nya cuman muterin shoowroom hahahaha
    – Suara mesin tidak berisik
    – Tanjakan enteng, pas TD tanjakan kira kira sekitar 40 derajatan kali yah
    – Rem tangan lebih enak model begini lebih gampang ngepasinnya cuman sayang gengamannya terlalu kecil tidak seperti kijang Grand lama yang notabene mobil pertama kali saya
    – Rem kaki bagus dan pakem
    – Power sterring sangat enteng, lebih gampang pas manuver, dan melewati celah sempit
    – Pedal Kopling sangat enteng
    – Bunyi sensor parking sekitar 2 meteran udah berbunyi
    mungkin dari semua enteng tersebut di atas menguntungkan bagi rider pemula, tetapi bagi saya bikin gimana gitu seperti naek mobil maenan, kurang sreg aja
    Begonya saya :
    – Lupa tes AC
    – Lupa tes AUdio
    – Lupa tes Wiper
    – Lupa tes Klakson
    – Lupa tes Sealt Belt
    DP 2 juta yang kembali 100% jika tidak jadi ambil pas Grand Launching Mei nanti
    kata salesnya nanti kemungkinan ada pilihan paket tambahan seperti body kitt dll bahkan kalau jadi bisa tuker tambah Velg, <<— tidak terlalu yakin sih saya bisa tuker tambah
    Mobil kemungkinan mulai di kirim pas Juni

    Suka

    • Dora Emon berkata:

      Comment is awaiting moderation. Plus (+) :
      – power steering
      – AC
      – Power Window
      – Body lebih tebal di banding mobil LCGC lain
      – Kualitas Plastik yang paling bagus dibanding LCGC lain bahkan termasuk MOBILIO
      – Side Bump
      – Sensor Parking
      – Bagasi yang sangat luas ( Kalau bangku baris ketiga di copot) bisa buat Sound System deh
      – baris kedua udah power window ( Ga kaya Gogon baris kedua kaya bajaj masih di engkol)
      – audio bisa pilih antara JVC single din atau mobile docking station
      – Dudukan plat AKI sangat besar sehingga bisa untuk ganti AKI jika ingin memasang AKI yang lebih besar seperti untuk penambahan sound system misalnya
      – Spoiler atas bagian belakang
      – Semua Seat ada Sealt Belt walaupun yang baris 2 dan 3 tidak otomatis sealt belt
      – Wood Panel di semua pencetan power window and di tengah console dashboard
      – Pintu Bagasi belakang sudah menganut 2 Hidrolik System
      – Ada petunjuk Eco driving di speedometer
      – Ada Laci dibawah Stir ( Aneh banget)
      – 1200 cc seperti Brio ( Cuman brio sudah 4 silinder sedang datsun baru 3 silinder, berbanding terbalik Datsun sudah DOHC sedangkan Brio masih SOHC)
      – Depan sudah menganut rem cakram, sedangkan belakang masih drum
      – Bensin irit, pas pengetesan menggunakan bensin premium RON 88 bukan pertamax seperti LCGC lain, jadi belum jelas seberapa iritnya
      – Type HIGH 100 juta paling murah di banding LCGC lain
      Minus (-) :
      – Velg ring 13 bikin ilfil ngeliatnya jadi terlihat ada rongga besar di atas ban
      – Joknya tipis
      – AC system tidak ada pilihan untuk ke kaki
      – baris ketiga sangat sempit, kecuali untuk anak kecil (Kalau bangku baris ketiga tidak di copot)
      – Tidak ada laci penutup dashboard
      – Tidak ada Fog Lamp
      – Speaker cuman 2 di bagian depan
      – Belum Electric Mirror
      – Blom ada Versi Matic nya
      – Blum ada Air bag
      – Rem belum ABS
      – Cuman pilihan 5 warna : Reddish Gold, White Solid, Silver Metallic, Grey Metallc dan Black Solid
      kalau ada Pink lebih mantabkan :p
      – Bangku tidak ada Headrest
      – Belum ada immobilizer
      plus minus (+-) tergantung selera :
      – Single Wiper
      – Dudukan perselening yang tidak biasa
      – Rem tangan model Kijang lama sayang pegangannya tidak sebesar Kijang lama
      – Bentuk AC yang bulat seperti mobil Eropa
      – Tidak ada panel Door Trim, kalau saya lebih suka model begini jadi lebih keren tergantung selera orang
      – Kursi depan nyambung
      Opini pribadi pas TD :
      – Tarikan awal sangat enteng, karena terlalu enteng merasa seperti naek mobil maenan
      bagus untuk First time rider, yang baru punya mobil
      – Belum tahu maksimal speed nya karena TD nya cuman muterin shoowroom hahahaha
      – Suara mesin tidak berisik
      – Tanjakan enteng, pas TD tanjakan kira kira sekitar 40 derajatan kali yah
      – Rem tangan lebih enak model begini lebih gampang ngepasinnya cuman sayang gengamannya terlalu kecil tidak seperti kijang Grand lama yang notabene mobil pertama kali saya
      – Rem kaki bagus dan pakem
      – Power sterring sangat enteng, lebih gampang pas manuver, dan melewati celah sempit
      – Pedal Kopling sangat enteng
      – Bunyi sensor parking sekitar 2 meteran udah berbunyi
      mungkin dari semua enteng tersebut di atas menguntungkan bagi rider pemula, tetapi bagi saya bikin gimana gitu seperti naek mobil maenan, kurang sreg aja
      Begonya saya :
      – Lupa tes AC
      – Lupa tes AUdio
      – Lupa tes Wiper
      – Lupa tes Klakson
      – Lupa tes Sealt Belt
      Lokasi Tes drive di Nissan Datsun Kelapa Gading
      DP 2 juta yang kembali 100% jika tidak jadi ambil pas Grand Launching Mei nanti
      kata salesnya nanti kemungkinan ada pilihan paket tambahan seperti body kitt dll bahkan kalau jadi bisa tuker tambah Velg, <<— tidak terlalu yakin sih saya bisa tuker tambah
      Mobil kemungkinan mulai di kirim pas Juni
      Setelah Grand Launching katanya kalau jadi Uang sudah tidak bisa di kembalikan

      Suka

  27. mahadiwimbo berkata:

    mobil2 hatchback normal mcm yaris, jazz, spark etc aj skornya rendah di crashtest.. apalagi LCGC.. ..kayaknya ini konspirasi freemason buat mengurangi populasi sm orang2 gakpenting buat menciptakan tatanan dunia baru -___-” #halah

    Suka

  28. basukimsw berkata:

    xenia 1000cc saja bannya jg 13″.

    Suka

  29. ken39 berkata:

    gantungan seatbelt ? itu row2 seatbelt model selempang, bukan tarik, jd klo gak dipake ya digantungin :D. Alltipe spion manual. Power Window di keempat pintu cuman untuk trim High. IMHO, ambil yg pasti2, hatchback lcgc ketimbang mpv jejadian… 😀

    Suka

  30. discovery berkata:

    soal minus jok depan yg menyambung, pantesnya sih kalo udah pake supir mobilnya ga yg kategori LCGC :mrgreen:

    Suka

  31. mariodevan berkata:

    Wah 3 seaternya cuma segitu wekekekek

    Suka

  32. budiarto berkata:

    mgkn gantungan utk tmpt sabuk pengaman pd wkt tdk digunakan (biasany sbk pengaman pd mobil lawas sistem tanpa pegas)

    Suka

  33. Bonn Djoovy CBSF berkata:

    oh ni toh tempo hari ngetik tengh mlm?

    Suka

  34. OTOSL berkata:

    Ini dia.. touring Dream Club Indonesia
    http://stephenlangitan.com/archives/86779

    Suka

  35.  

    tinggal agya, ayla n karimun wagon dipaksain melar jadi 3 baris kursi…
    karimun wagon udah ada konsepnya tuh…, tapi masih pada mikir2… 😀
    http://m.okezone.com/read/2013/12/27/52/918339/suzuki-masih-pelajari-karimun-wagon-r-7-seater

     

    Suka

  36. samsulbasri berkata:

    Dear Om Kobayogas, yang ane liat sih di website resminya ni mobil udah ada rpm nya yaitu digital menyatu di lcd displaynya… CMIIW cari cari deh ane sih dapet infonya kek gitu…. thanks….

    Suka

  37. Yulianto Ganjar berkata:

    master tanya dong itu power windownya yang 2nd seater emang udah ada yak? bukan power otot :v ? kok ada yang bilang cuman yang depan saja…. harus liat langsung neeh

    Suka

  38. Aa Ikhwan berkata:

    ini go+ tipe apa? .. liat di webnya power windows untuk varian tertingai hanya di pintu depan kang kobay, mohon investigasinya :p

    Suka

  39. Eka berkata:

    berbagi pengalaman, ane beli datsun go+ T option ( tipe tertinggi ) baru dapet sekitar tgl 22 agustus,
    di pake jalan2 mesin halus, tarikan enteng, lancar dah,
    tapi belum sebulan, kira-kira uda 800km, tiba-tiba terjadi masalah di tuas persneling nya,
    masuk ke gigi 1 rada nyangkut,
    lalu september awal, ane bawa k bengkel nissan datsun di basuki rahmat sby,
    katanya ada masalah di gearbox nya,
    harga gearboxnya 30juta,
    tapi karena masih dlm masa garansi jadi bisa di replace gearbox baru,
    maka pihak dealer mengurusi dulu administrasi nya ke jakarta dan disuruh nunggu krn proses memakan waktu, dan nanti akan d hubungin kembali
    akhirnya ane pulang sembari nunggu callingan dari nissan-datsun,
    dan ane tetap pakai ini mobil,
    dan tiba-tiba stelah 2 minggu sejak dr bengkel, permasalahan skarang merembet masukin ke gigi 2 jadi alot/susah/keras,
    ane k bengkel lagi menanyalan apakah gearbox nya uda datang?
    ternyata setelah lebih dr 2 minggu ane nunggu itu gearbox blm datang, krn katanya masih nunggu acc/persetujuan dari pihak A , B , C sampe D, dan masih di usakan katanya,
    nah ini pelayanan purna jualnya datsun bagaimana? ada customer komplain kok malah di suruh nunggu acc A B C D dulu, sampai saya berfikir apakah ini datsun adalah produk gagal?
    klo gearbox saya tidak segera di ganti, bisa merembet ke yang lain, dan ini juga menyangkut safety/keamanan pengguna,
    dan muncul kalimat nunggu di “acc”
    itu bikin saya ragu, datsun ada masalah di produknya, harusnya langsung d ganti , tapi klo nunggu di “acc” itu kesannya , bisa di ganti, bisa tidak, apalagi ane sudah nunggu cukup lama

    Suka

  40. ronnyak berkata:

    Ada gantungannya, tapi belum ketauan fungsinya, ada yang tau? Saya jadi keingat dengan suzuki carry dulu, kayaknya tempat nyangkutin kepala pengunci seatbelt bro

    Suka

  41. adhitjabrik berkata:

    dari dulu pengen komen kayak gini: posisi spion kurang ke atas. #hadeuh 😀

    Suka

  42. baby pink berkata:

    untuk di bagian belakang hanya cukup untuk anak2 gan, dan tinggi di bawah 150 cm, datsun go + cukup bersaing dengan harga yang di tawarkan di cirebon untuk yg type tertinggi di bandrol dg harga 104.600.000,-

    Suka

  43. izza berkata:

    Saya juga mantep ambil go+ , sbb kalo hanya ngebanding2in terus2an antara produk satu dng produk lainnya gak bakalan naymbung karena masing2 tentu punya beberapa kelebihan skaligus terdapat kekuranganny . Paling penting cari mobil itu harus tahu diri artinya bisa menyesuaikan antara kebutuhan dan kondisi kantong jangan egois maunya bayar kecil tapi dapet banyak , justru itu gak wajar dan serakah namnya . istilah jawa “ono rego ono rupo” untuk selanjutnya tinggal cara kita menikmati dan merawat unit tersebut …… semua tulisan disini amat bermanfaat bwt referensi , tanks semuanya , special tuk KYB …..

    Suka

  44. supirKRL berkata:

    Tes tabrak datsun go 0 bintang, it’s amazing.
    Sabuk pengaman gak sampe baris ketiga.
    Feel mengemudi udah kayak angkot, bisa dibilang ini suzuki carry plus bonnet

    Suka

  45. Ping balik: Email Pembaca: Keluarga Kecil Butuh Mobil, Cari Yang Mungil Tapi Cukup Lega.. | KobaYogas.COM

Orang Bijak Tinggalkan Jejak...Diskusi Sehat Pasti Mengasyikkan :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s