Yamaha Merespon Cepat Keluhan Horse Power Dropped – Cukup Jelas Kah?


leopold2

Kobayogas.com – Keluhan atau tepatnya curhatan dari bro Leopold akan hasil dyno Yamaha R25 miliknya yang berada di luar ekpektasi mendapat respon positif dari pihak YIMM, apa tanggapan YIMM akan hasil dyno tersebut?

Selang satu jam setelah Metrotvnews melansir keluhan dari hasil dyno milik bro Leopold, lalu pada pukul 00.02 WIB respon Yamaha akan artikel sebelumnya tersebut langsung dirilis kemudian masih oleh MetroTVnews sbb:

“Saat development berbagai aspek pasti sudah dipertimbangkan selain kecepatan maksimal dan torsi maksimalnya. Jangan lupa, kami juga mempertimbangkan sisi reliability. Jadi tidak benar jika ada penurunan tenaga dari produk awal yang menjadi test ride unit dengan produk yang kami delivery ke konsumen. Sejak awal diumumkan sudah demikian,” jawab M. Abidin.

Abidin menambahkan bahwa pabrikan motor terkemuka manapun bisa membuat motor berkekuatan lebih, tapi banyak aspek yang harus dipertimbangkan. Mungkin salah satunya agar performa mesin tidak mengalami penurunan. Meski sudah digunakan bertahun-tahun.

leopold

Bro Leo menyimak dyno test

Meskipun menurut KBY penjelasan tersebut belum tuntas menjawab rasa penasaran yang ada di benak KBY namun apresiasi kepada YIMM akan respon cepatnya layak diberikan. Bagaimana menurut lads sekalian apakah tanggapan YIMM tersebut sudah dapat menjawab?

Karena menurut KBY arti dari tanggapan tersebut bisa ada dua, yang pertama YIMM mengklaim tenaganya tidak ada penurunan dan tetap sebesar 36 PS dan yang kedua bahwa tenaga Yamaha R25 untuk mass product tidaklah sebesar 36 PS demi reliability dimana disebutkan “sejak awal diumumkan sudah demikian”…

Bagaimana tanggapannya dari bro Leopold sendiri? Klik saja di sini ya

Mangga digeber lads…

KobaYogas from WordPress for Android

Tentang Kobayogas

Nama: Yogas, panggilan sejak kuliah: Kobay. Lelaki charming yang pernah mampir di Bandung dan KL di jiran saat kuliah ini adalah penggemar otomotif sejak SD. Bekerja full time sebagai kuli dunia asuransi umum sejak 2004. Wanna share some things? Contact me @kobayogasblog@gmail.com or WhatsApp 081218044747 Thanks :)
Pos ini dipublikasikan di Sharing, Yamaha dan tag , , , , . Tandai permalink.

146 Balasan ke Yamaha Merespon Cepat Keluhan Horse Power Dropped – Cukup Jelas Kah?

  1. aripitstop berkata:

    memang demikian kok

    Suka

  2. arihanggara91 berkata:

    penonton kecewa…

    Suka

    • pengamat berkata:

      video test pertama kali di ultraspeed emang dapet segitu kok, makanya perlu jeli lihat spek produk.

      Suka

      • papa3r berkata:

        sudah beda mesin dynonya memang bisa beda hasil om…
        yg om Leo sama, satu mesin dyno…simpulin sndere….

        Suka

  3. azizyhoree berkata:

    Ulalalalala. Baiknya sihhh dulu pas promo jangan diumbar power optimalnya …… biar ga kejadian kayak gini … biar yg menembus power limit rancang bangun adalah opreker’s. :mrgreen:

    Suka

  4. paul berkata:

    Bahasa nya jelas sekali tidak benar jika ada penurunan tenaga dari produk awal test ride dan produk yang di kirim. Apakah kurang jelas? Jelas gitu kalo masih ga ngerti sekolah dulu jangan mikirin motor mulu.

    Suka

  5. ray berkata:

    Php

    Suka

  6. arihanggara91 berkata:

    piyeeee kuiiii..

    marake… gelo……

    jangan” akan jadi produk gagal…

    Suka

  7. ali*32 berkata:

    mau ngomong apapun, gembar gembor awalnya unit test ride udh 36 HP on crank dan jadi 29 HP on wheel..

    kalo jawabannya “tidak ada perbedaan” dgn unit test ride artinya tetap 36 HP on crank tapi jadi 27 HP on wheel..

    turunnya total sampe 9 HP dan beda 2 HP dari unit test ride itu mah kebohongan publik..

    kalo cuma 27 HP on wheel, apa bedanya sama Kawasaki yang 26,5 HP on wheel, padahal Kawasaki cuma bilang 32 HP on crank..

    tanya kenapa??

    Disukai oleh 1 orang

  8. dwiphe berkata:

    coba di cek penjelasan Yamaha di tv one Om?
    sapa tahu malah bertumbuh….

    Suka

  9. bebed berkata:

    Intinya memang ada penurunan..titik..

    Suka

  10. hayah berkata:

    Ngeles doang, yang pasti unit test sudah di oprek.

    Suka

  11. #034 berkata:

    Alesan mulu ah!!

    Suka

  12. blueZ berkata:

    Sebaiknya yamaha hati-hati, ini produk flagship dimari, jangan bikin kuciwa konsumen yang sudah beli ataupun yang lagi ngidam…
    kalau sampai bener tuh turun tenaganya siap” aja jadi bulan”nan dunia maya… -_-

    Suka

  13. Angan dan ingin berkata:

    Sip

    Suka

  14. r6 berkata:

    Sangat mengecewakan pemirsah…… 、 ‘
    ╰=D︿′
    ‵︿)

    •”̮•ωk•”̮•ωk•”̮•ωk•”̮•
    Yahama ga konsisten ke laut aja sono
    Elpiji 3 kg B)
    B∏
    Si@@pp__!!! B)
    B∏
    Si@@pp__!!! Njeblug iki
    Siapkan mobil pemadam
    . =)) нªª˘°˘нªª˘°˘нªª˘°˘
    ./”/ ‎​‎​‎​‎​‎​ нªª˘°˘нªª˘°˘нªª˘°˘ ‎​
    _//_ нªª˘°˘нªª˘°˘нªª˘°˘

    Suka

  15. ndesoedisi berkata:

    Ok fix R25 “diproyeksikan” bisa sampai 36HP 🙂

    Suka

  16. alessandro berkata:

    Tetep saja ini adalah blunder fatal,,!!
    kecuali ada statment dari Yamaha sebelumnya, bahwa spek unit tes sama maspro akan berbeda,,,
    dengan tidak adanya pemberitahuan akan membuat konsumen sangat kecewa dan merasa di bohongi, karena sudah terlanjur terkesima dg spek yg ditawarkan saat launching produk dulu,,

    Suka

  17. genbuz berkata:

    Hadir kang…

    Suka

  18. warungasep berkata:

    Wak wak wak wak wak wak

    Suka

  19. Jeremy Clarkson berkata:

    kesimpulannya kemakan iklan. kayak kasus nissan march kemaren. bisa juga sih sebenernya konsumen disuruh beli ecu daytona sama knalpot 5jutanya. jadinya jualan accessories. heheheh

    Suka

  20. Sur berkata:

    Itulah marketing, yg dicatat performa tertinggi, sedangkan jika ditest, hasilnya adalah yang rata-rata. Jadi kalo dibahasa Indonesiakan, performa mampu mencapai … Walaupun hanya sesaat..hahha

    Suka

  21. ahacorp berkata:

    payah…bikin pousing ^_^

    Suka

  22. Bayu berkata:

    ya kalau tes jangan cuma di dyno .
    mending tes langsung aja lawan Ninja 250 Fi ala anak jalanan.
    wes,, kalau bisa menang berarti aura R25 yang sebelumnya masih ada dan josss tenan.
    29 Hp bisa ninggalin yang 31+ Hp .
    piyeee ?
    daripada On Dyno .
    soale Motor ki On the Road.
    Bukan On The Dyno

    Suka

  23. smartfaiz berkata:

    Empunya mesin dyno cuma mringis… bentar lagi banyak R25 masuk tes disini… ngoahahaha….

    Suka

  24. vario kinclonk berkata:

    Mirip bgd gimmick samsung, pas di benchmark scorenya tinggi bgd (pdhl dioverclock dulu) tapi pas di coba multitasking lemot2 jg,
    Lah kalo ini pas protipe sangar, pas dibeli tenaga gak jauh beda ama ninja,harga R25 mepet ninja yg CBU tp buatan lokal hadehhhhh operprice detected nih

    Suka

  25. papa3r berkata:

    Carane ngene!!!…..
    jengkel2 tak jual lagi aja dech…..
    hayooo…siapa mau,….unit R25 hasil kena tepu,….pemakaian baru 1 Km,….ane buka harga 52.9 BBN urus sndere……

    Suka

  26. Arlong berkata:

    wah, iso geger tenan iki. tuku barang larang-larang 53 juta kok didowngrade, hadeehhh….!!
    kenapa YIMM gak bilang “itu memang kami sengaja disetting begitu supaya bisa minum bensin botol beling eceran di pinggir jalan”:)))
    ngoahahahahaha…..:D

    Suka

  27. papa3r berkata:

    YMI kalo ndak segera kasih solusi yg bikin adem penginden kloter awalnya…bisa2 bakal gak ada sesi kedua open inden……
    solusi adem yg ane mangsud bisa berbentuk REFUN 20% harga OTR…yakin bakal adem ane….xixixi

    Suka

  28. Pening berkata:

    Pihak berwenang di YIMM harus bisa mempertanggungjawabkan spesifikasi yg tertera di brosur karena itu adalah mandatory dari harga produk lokal sebesar Rp.53jt
    1. Revisi brosurnya atau…
    2. Recall produknya.
    Sebaiknya tidak bersilat lidah, konsumen menunggu kejelasan mendasar, bukan alasan.

    Suka

  29. papa3r berkata:

    Jadi inget helm hjc yg dikirim ke om leo kemaren….
    wkwkwkkkkk……SOGOKAN GAK MEMPAN……balikin aje om Leo……….wkwkkkkkkk

    Suka

    • Kobayogas berkata:

      Om papa keknya agak terpukul ya? Sabar ya om… Cheer up hehehe

      Suka

      • papa3r berkata:

        ssssttt…dudu terpukul…cuma prihatin…meskipun bukan FBY tapi montor sampe 5 logo Y kabeh….yo ndak pingin to reputasine amblek gara2 masalah ini…yg bisa2 jadi besar nech masalahe untuk reputasi Y,….lha wong Flagship_nya aje diperlakukan kaya gene, gimane lower product_nya….

        Suka

      • Kobayogas berkata:

        Masuk akal sih om…

        Suka

      • papa3r berkata:

        BTW om Yogas…
        padahal sebelum last hot issue,…ane udach mulai lihat lho perubahan pelayanannya di dealernya….ane ngrobah input data inden atas nama ane ke nama anak aje dibantu scra gratis…trus proses input data ke server pusat ga sampe sehari ( terbukti no rangka langsung bisa buat daftar program Milayarder Y), opo ora ajib….belakangan kok malah ngene….xixixii

        Suka

  30. Pening berkata:

    Belum pernah ada orang jualan jeruk dengan tulisan “Jeruk seharga Rp.5.300,- yg sangat manis bila anda tambahkan 1kg gula”

    Suka

  31. cadoxs berkata:

    Wajar klo produksi masal di kebiri karena aspek reliability toh mau ngebut dimana,tpi yg bikin ga srek jdi usernya cara marketingnya itu lho om terlalu wah,terlalu umbar potensi power optimal yg 36ps tpi…
    Ambil lirik ninin diatas kertas boreupnya lebih tinggi 😀

    Suka

    • Adi berkata:

      wkk.k unit test yg digembor2kan 36ps itu tdk untuk masal??? brarti buat di IRS??? gara2 info ini tman2 jd ragu pdhl maunya ambil R25 skrg jd ada pilihan lain RR mono apa new cbr250..klu ninin stereo gk sreg..
      ayo yamaha kibul terus biar byk yg mnemaniku jd korban kibulmu

      Suka

    • ridermuda berkata:

      R25 cacad 17ltr wannabe tangki plastik buat gayung cebok….ngiakkakakaka….

      Suka

  32. otoreblog berkata:

    Reblogged this on otoreblog.

    Suka

  33. HendryYvcz berkata:

    Saya sebagai indener no inden 1641 (calon pembeli yang sudah sangat serius) tentu sangat kecewa, saya yakin beli motor ini setelah penantian selama 4 tahun (semenjak jual vixion), karena dari klaim pabrikan yang tenaganya mencapai 35,54 HP dan setelah dites media otomotif juga 29 HP lebih yang diatas rivalnya. Apabila terjadi perbedaan antara versi tes dan versi masspro tentu buat saya ini pembohongan publik, dan jadi blunder besar YIMM sendiri (bunuh diri). Saya tidak mengerti kenapa pabrikan sebesar YIMM yang sudah 40 tahun di Indonesia bisa melakukan pembohongan publik secara nyata seperti ini. Saya harap ada klarifikasi yang jelas, dan tentunya pengetesan kembali R25 yang sudah di tangan konsumen.

    Saya tunggu sampai awal agustus, kalau memang tidak ada jawaban memuaskan dari YIMM saya (dan mungkin potensial buyer lain) tidak jadi membeli R25. Overprice & penipuan! Lebih baik saya beli Ninja 250 FI atau Z250 yang sudah pasti, harga masuk akal dengan kualitas impor.

    Suka

    • papa3r berkata:

      Yang blon dapet unit sich bisa rame2 telpon call center,….acam bareng2 batalin inden baru mikir kali ye YIM….

      Suka

    • Kobayogas berkata:

      Di artikel saya sblmnya disebutkan om, loss power pst akan ada dr crank menuju ban, hanya brp toleransi nya beda beda. Jika 35,54 ke 29 masih bisa ditolerir ya gak masalah, cuma kayaknya om leo kaget kok dari patokan yg diambil 29 HP ternyata loss lagi jd cuma 27…

      Intinya, kalau nerima sih gakan masalah…tp ya jd sama aja donk ama Ninja ya?

      Yg jelas, opini pribadi saya nih, meski tenaga pd akhirnya beti sama Ninja, tp handling lebih mumpuni, fitur lbh lengkap dan desain lbh baru kan hehehe

      Suka

  34. dax berkata:

    Wah…jd viral begini issuenya…..bermula dari blognya om leo….nyebar ke blog lainnya…..bisa habis yamaha klo issue ini nggak segera dituntaskan,ane baca klarifikasinya kok kayak bersilat lidah begitu :p

    Suka

  35. Bonsai Biker berkata:

    Disinyalir ada sedikit masalah pada socket RR mono deket ECU, silakan user RR mono konsultasikan dengan dealer Kaeasaki terdekat
    http://bonsaibiker.com/2014/07/20/disinyalir-socket-belakang-ecu-ninja-250-rr-mono-bermasalah-monggo-user-rr-mono-konsultasi-ke-dealer-terdekat/

    Suka

    • ridermuda berkata:

      ^^ Artikel tandingan gak terima R25 cacad 36 ps ternyata abal2 cmn 26ps, lebih hina dr cb150 ngoakaaoakakakakakakammaakmamama
      Cacad palstik 17ltr wannabe

      Suka

  36. Dion berkata:

    Loh, bukannya kmrin rr mono juga gitu?

    Suka

  37. dejectermoto9191 berkata:

    berarti test ride power gede cuma cari sensasi wkwkwkwk

    Suka

  38. hafid berkata:

    Saya nunggu unit penantang R25 aja
    Hahahahahaa

    Suka

  39. Red Satellite berkata:

    Sukur gak jadi beli..
    Yamaha perlu korfirmasi lbh lanjut, kalo gak bakalan lari potential buyers ke produk lain..
    Marketing ya blunder bgt..

    Suka

  40. java135 berkata:

    jiah basa basinya yamaha

    Suka

  41. jra leonard berkata:

    weleh…di downgrade to…???

    Suka

  42. java135 berkata:

    kalo emang ada unsur “tepu-tepu” bisa di laporkan ke YLKI… woles aja ya..

    Suka

  43. Afif berkata:

    Cukup jelas kok : ANDA DITIPU

    Suka

  44. Adi berkata:

    paul paul pinternya gk ktulungan 10 title diborong sendiri..
    saking pinternya 36 = 29
    capek dehhhhhh….
    knapa yamaha selalu ngibul trmasuk saya korbannya NV masih inreyen aq jual langsung kt nya teknoGP kq sama cebong aja gk ada apa2nya..dikrpretin trus alias dikentutin cebong

    Suka

    • Afif berkata:

      berarti berita cebong kalah drag 2,2 km itu aslinya ngibul, spek NVL pasti gak standar, apalagi ditest sama otomotifnet juga kan waktu itu..

      Suka

      • bedul berkata:

        Ngomong sendiri ya om..nama koq berubah2..avatar tetap aja.

        Suka

      • Afif berkata:

        di bawah ane ada nama “pemakai aja” sama “@nth brnth” juga avatarnya sama..
        Itu karena kita semua pake kartu TRI.. dari sononya IP Adress pasti sama

        Suka

  45. pemakai saja berkata:

    Pikiren dewe YIMM, salah sendiri ngibul. Yang dikibuli gak tanggung-tanggung, para entusias R2.

    Suka

  46. gilaroda2 berkata:

    Wah siap2 nih…

    Suka

  47. @nth brnth berkata:

    kyk ga tau aja jurus ngeles ala yimm knp ga dr unit tes aja dibuat hsl spt prod.massal ini dsr yimm klo kyk gini namanya pemb.otom….bkn?

    Suka

  48. zzz berkata:

    klo ini ngelesnya yg quick respons.. 7 hp nya rontok dimana wooyyy ?

    Suka

  49. Yimm (yamahal indonesia mocin minerva) berkata:

    Penjelasan ngambang

    Ala ngeles fby

    Artinya r25 jadi bahan bully ninja nih,mlah gmn gak, ninja risetnya dah maju bgt, oprek dikit power langsyng nendang, sementara r25. Malah disunat. Wkwkkw

    Jngn2 lap time di sentul hasil retouch buatbracing

    Suka

  50. bedul berkata:

    Dulu ane pernah komeng diwarung iwb..kenapa yamaha membuka kran indent hanya bermodal spek diatas kertas. Waktu itu unit test pun belum ada..terima ajalah apa adanya, (seperti beli kucing dalam karung).

    Suka

    • bedul berkata:

      Yg pasti tetap power lebih unggul dari n250, berat juga lebih ringan..handling lebih enak..so..nikmati aja bagi yg udah beli.

      Suka

  51. isal berkata:

    Hmmm…
    Iucu juga ya denger alasan yamaha,,,
    Sy awalnya naksir juga sm R25 yg claimnya sampe 36ps…
    Tp tnyata bgtu produk massal yg di tangan konsumen berbeda jauh dgn claim pabrikan…
    Bahkan performance-nya 11-12 dgn ninja…
    Padahal ini produk lokal,,, tp harga Global, yg di claim yamaha utk mengedepankan performance,,, lah klo tenaga drop jauh bgini, performance mana yg dibanggain?
    Itu pihak yamaha, klo menurut ane hanya bersilat lidah, krn kalaupun klarifikasi, tetep ndak disertai data, hilangnya tenaga yg bgtu banyak kmana… Yamaha harus bisa menjelaskan scara rasional dibarengi data, dari spesifikasi pabrikan, dgn data realita yg ada di konsumen… Krn data spesifikasi pabrikan inilah yg justru bs menarik minat konsumen, yg membuat konsumen memutuskan utk membeli… Lah klo sdh berani dibeda2in (downgrade), apa ini namanya meremehkan konsumen… Lucu juga, kalau alasannya downgrade tenaga utk mengejar durability n spy bs d isi premium… Kenapa ini ndak diperhitungkan sblm spesifikasi pabrikan di rilis? Jd spesifikasi promosi dgn yg diterima konsumen, benar adanya, tidak merugikan konsumen… Siapapun pabrikannya, sdh seharusnya hati2 dlm merilis spesifikasi, jgn pernah meremehkan konsumen dlm hal ini…
    Ini bisnis, yg dipegang adl trust, kepercayaan… Harapannya ini jd pelajaran utk pabrikan lain ke depan… Smoga yamaha bs menerangkan scr terang…

    Suka

  52. ridertasik berkata:

    hot news euy ieu soal R25 😀 aku kapan ya bahas 😦

    Suka

  53. siapa bukan sih berkata:

    motor lokal harga import??? kelebihannya???

    Suka

  54. almeirazahra berkata:

    gak jadi kredit, gak jadi berpaling dari nama besar Ninja… PHP !

    Suka

  55. Finishing tetep ga rapi…

    Suka

  56. motobikerz berkata:

    Buat Mudik ada Aplikasi Ramadhan & Idul Fitri BlackBerry 10 http://motobikerz.com/archives/6350

    Suka

  57. Rollerman berkata:

    kayaknya harus d sampling lagi neh, siapa tahu kejadiannya kayk Ninja mono kemarin

    Suka

  58. jhoni berkata:

    Pabrikan tipu tipu…sudahlah kalo pun punya duit saya tetep pilih ninja…

    Suka

  59. rizal berkata:

    rr mono kan dulu juga gitu, coba aja tes beberapa motor di tempat yg sama, apakah hasilnya akan sama juga….

    Suka

  60. vario125 berkata:

    saya kurang tahu soal mesin. cuma yang agak mengganjal di benak saya adalah motor yang ditest tersebut apakah sama barunya (unit test dan unit maspro). kalo misal unit test sudah melewati masa reyen, apakah unit maspro tersebut juga sudah melewati masa reyen..?? gak tau juga sih reyen pengaruh besar gak ya kalo di dyno..??

    Suka

  61. bujug.. berkata:

    alesan overprice…tuk bayar gaji rossi om…jd konsumen yg di bebanin…Hebat yaacchh tipu2nye…!!!

    Suka

  62. agikninja berkata:

    ninja standar ane sudah siap nich… ssiap ngladeni tu R25 dijalanan.. apa sesuai dgn gembor gembornya. . .

    Suka

  63. dodolan garut berkata:

    wah seru neh pembahasan R25 nya, jadi gk sabar nunggu test langsung R25 vs Ninja 250FI vs new CBR 250 sama2 standard keluaran pabrik

    Suka

  64. vario125 berkata:

    kalo memang tidak terjadi penurunan power dikarenakan masih reyen atau faktor lain, berarti yang jadi masalah adalah ucapan si abidin itu. blm apa2 udah komen gak jelas dan diplomatis

    Suka

  65. click! berkata:

    Setuju sama dodolan garut deh…
    Nunggu test komparasi nya aja deh kalo gini.

    Suka

  66. Kondom25 berkata:

    Semakin Ngapusi

    Suka

  67. zxlover berkata:

    Karma fby yg terlalu menjelekan ninja dan cbr hahahaha

    Suka

  68. alfriyano berkata:

    Menurut saya, pake cara bego saja,hehehe
    Minta ke pihak YIMM R25 unit test otomotif diboyong ulang ke arena dynotest.
    Trus ECU R25 itu dilepas, trus dipasangkan ke R25 milik Om 7leopold7 atau R25 milik Bie Hau trus dynotest ulang
    Kalo ternyata kurva dynotestnya naik, sudah jelas Y*MM melakukan pembohongan publik
    Kalo pihak Y*MM berdalih atau keberatan meminjamkan R25 unit test yg lama, dari sana bisa ditarik kesimpulan ada hal yg disembunyikan.

    Suka

    • ridermuda berkata:

      Sokoooorr…. kapookkk …mtor plastik sempak ga mutu, ayo adu karo ninjaku kamu r25 abal2 jalan duluan gw finish duluan… ngaooakakakakmamamaamamamamamamamma mbek… dibodohin darmo sesat mau aja

      Suka

  69. nal berkata:

    hi saya jg pengguna yamaha r25 ,, kemarin saya ada test dengan teman ninja 250 dengan memakai knalpot slip on,,, dan saya kondisi benar2 std…. ketika awal test gigi 1 dengan 3 yamaha menang sedikit,,, ketika gigi 4 keatas,, ninja 250 meyusul,,,, jadi di rpm atas yamaha r25 tidak nambah tenaga,,, alias ngempos,,, dan itu dilakukan 3 yamaha r25 yang berbeda dengan 4 ninja 250 dengan knalpot racing … ketika test dengan ninja berknalpot full system + pc5 itu dari awal start sudah menang ninja250 jauh,,,, tks

    Suka

    • Kobayogas berkata:

      thanks ya informasinya, sayangnya kalau sama-sama standar pasti lebih afdal dan paripurna hasilnya… dengan knalpot slip on, Ninja paling tidak sudah mengantungi 1-2 dk di mesinnya… jadi pasti kalah juga sih terutama dengan settingan mass pro yang drop saat berada di 10,500 RPM

      Suka

Orang Bijak Tinggalkan Jejak...Diskusi Sehat Pasti Mengasyikkan :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s