Impression Review: Zero Motocycle by TDR, Motor Dengan Zero Emission..!!


Kobayogas.com – Perkembangan electric vehicle alias kendaran listrik tidak hanya di dominasi oleh roda empat saja, roda dua pun memilikinya, Zero Motorcycle namanya. Seperti apa spesifikasi, fitur serta harganya? KBY menemukannya di show room TDR. Simak lebih lanjut lads…

Sekali berkunjung, dapat banyak, seperti artikel kali ini, meski awam tentang teknologi motor listrik, namun KBY akan mencoba memperkenalkan motor Zero yang dimiliki oleh TDR ini yang direncanakan sebagai basis motor masa depan dari TDR yang ‘hijau’. Selamat menikmati…

DESAIN

Ditilik dari sisi desain, menurut opini pribadi KBY, TDR Zero tipe bentuknya seperti perpaduan antara Yamaha New Vixion Lightning dan MT Series.. itu artinya positif, mengingat desain NVL banyak diterima masyarakat Indonesia dan bentuk MT Series juga mendapat pujian dari sisi global. Simak dari bagian samping, delta box nya dan tarikan garisnya, NVL banget kan?

Namanya EV alias Electric Vehicle, tentu kita tidak dapat menemukan bentuk mesin yang terekpos di bagian bawah rangka…semuanya tertutup oleh pelat besi yang mengingatkan kita pada sebongkah black box alias kotak hitam…ya memang harus begitu agar kuat dalam segala kondisi, kecuali banjir kayaknya ya? Hehe..

Dengan desain yang tidak neko-neko, menurut KBY sih Zero dapat diterima dengan baik oleh para pencinta roda dua di dunia.

TDR Zero Motorcycle

AREA COCKPIT dan TANGKI

Pada dasarnya sama seperti motor kebanyakan, sebelah kanan ada tuas rem, engine cut off dan starter. Bagian tengah tentunya ada speedometer dengan bentuk minimalis bersistem digital..Meluncur ke bagian kiri, terdapat beberapa tombol wajib disana, pass beam, hi-lo beam, sein, klakson, serta…eh mana tuas koplingnya? Lho kok gada? Wakssss si Zero ini ternyata matik lads!!! Sampai ubanan warna pirang juga gakan ketemu itu tuas kopling 😀

Melirik ke bagian tangki, lho? Kok begini? Oia lupa kan TDR Zero tidak membutuhkan bahan bakar 😀 So sebagai gantinya, ada sebuah tas yang didesain sedemikian rupa (dan tahan air sih seharusnya). Apa isi di balik tas tersebut? Ternyata kabel untuk melakukan charging si Zero lads… isi tasnya cukup luas dan dalam juga sehingga dapat juga untuk menyimpan beberapa barang yang tidak terlampau besar…

TDR Zero Motorcycle

KAKI-KAKI

Terlihat tidak terlalu besar namun justru sturdy alias kokoh. Body yang tidak terlampau big bike namun penerapan USD di depan berukuran 38 mm dipadukan dengan arm belakang yang moge look, membuat desainnya secara keseluruhan menampilkan efek ‘bukan motor biasa’.

Rem depan mengadopsi Nissin 2 piston plus cakram ukuran 314×4 mm bertipe floating tapi masih belum bertipe radial, sedangkan di belakang Nissin single piston berdiameter 22×4,5 mm…cukup untuk menghentikan laju motor yang dapat dipacu sekencang 153 km/jam ini.

ERGONOMI

KBY sempat mencoba duduk di atas TDR Zero berwarna kuning, tipenya kalau tidak salah sama dengan yang merah, S ZF 8.5. Seperti yang sudah KBY jelaskan di atas, ternyata memang impresi menungganginya juga tidak jauh seperti Yamaha NVL dan Honda CBSF lads…hanya sedikit lebih tinggi saja (seat height 794 mm). Buktinya KBY tidak terlalu jinjit..sayang gada yang motoin hehe… Jangkauan setang juga ala touring, tidak terlalu rendah dan disinyalir cukup nyaman untuk harian.

SPESIFIKASI LENGKAP

Secara singkat, setiap tipe dilengkapi beberapa part yang sama dan tenaga yang sama kecuali tipe motocross (FX) yang hanya menghasilkan tenaga sebesar 44 HP. Torsi setiap tipe yang dihasilkan sama yaitu 95 Nm. Top speed untuk tipe S dan DS sama yaitu mampu mencapai 153 km/jam, sedangkan tipe FX hanya dapat meraih 137 km/jam. Jangkauan jarak yang dapat ditempuh dalam keadaan full charge adalah sejauh 203 km (DS), 113 km (FX) dan 166 km (S).

Mangga disimak full spec nya di attachment

HARGA

Tidak ada yang murah bagi suatu terobosan teknologi… apalagi ini pure kelistrikan dengan menggunakan baterai (spek lihat attachment). Berapa harganya? Sesuai brosur sih harga untuk tipe DS = 290 juta dan harga tipe FX = 220 juta, semua dalam keadaan off the road.. Zero motorcycle dapat dipesan di Garansindo, mengingat tahun depan bukan TDR lagi yang memegang lisensinya.

THE VERDICT

Dengan spek yang ada dan jika harganya dikomparasikan dengan produk lain di rentang yang sama, value dari Zero tidak akan kena. Namun jika lads mempunyai uang (sangat) banyak dan senang serta peduli akan polusi, maka Zero Motorcycle merupakan kendaraan yang tepat untuk dimilik, demi green earth and save the planet…

Impresi berkendara dapat di temui di cycleworld.com lads…

 

 

 

 

 

 

 

Mangga digeber ladsss… Thanks for reading and sharing…

email me: kobayogasblog@gmail.com
path me: Yogas Kobayogas.com

KobaYogas from WordPress for Android

Iklan

Tentang Kobayogas

Nama: Yogas, panggilan sejak kuliah: Kobay. Lelaki charming yang pernah mampir di Bandung dan KL di jiran saat kuliah ini adalah penggemar otomotif sejak SD. Bekerja full time sebagai kuli dunia asuransi umum sejak 2004. Wanna share some things? Contact me @kobayogasblog@gmail.com or WhatsApp 081218044747 Thanks :)
Pos ini dipublikasikan di New Product dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

68 Balasan ke Impression Review: Zero Motocycle by TDR, Motor Dengan Zero Emission..!!

  1. arno93 berkata:

    ngantuk…..

    Suka

  2. arno93 berkata:

    larang banget seharga inova….hemmmmmmm

    Suka

  3. sontoloyo berkata:

    gak bangunin orang tidur kalo lwt gang … cocok utk pedesaan yg asri …

    Suka

  4. prasetyo676 berkata:

    Keren banget nih aslinya.

    Mencoba Langsung Riding Position Suzuki GSV-R MotoGP 2011 eks Alvaro Bautista – Ternyata Begini Rasanya Naik Motor MotoGP | …
    http://prasetyo676.com/2014/11/13/mencoba-langsung-riding-position-suzuki-gsv-r-motogp-2011-eks-alvaro-bautista-ternyata-begini-rasanya-naik-motor-motogp/

    Suka

  5. Himura Battosai berkata:

    kerin motor listrik 😀

    Suka

  6. elnuno berkata:

    Harganya gilani….

    Suka

  7. mancingmania berkata:

    klo ada duit segitu mending beli moge ya wkwkwkwkwk

    Suka

  8. Dimas.S.S berkata:

    setidaknya aman dari razia knalpot 😀

    Suka

  9. ninja150ss berkata:

    jooossssss

    Suka

  10. wtf170 berkata:

    edyannn….off the road lg…..

    Suka

  11. Jeremy Clarkson berkata:

    bukannya gak peduli emisi, tapi masih peduli suara mesin 4 silinder atau 3 silinder. hehheee. 290 otr bisa 350. ambil brutale aja ah. atau jahil ambil r1 yg baru…..mwahahahhaha. kalo punya dan rela keluar duitnya maksudnya

    Suka

  12. Red Satellite berkata:

    Dulu pernah nyoba yg tipe (lupa antara S / DS) motor bekas pengawalan waktu APEC di bali..
    Tarikannya enak bgt & sangat smooth..
    Minim hentakan tp begitu dibawa ke mode sport tarikannya jadi berasa bgt..
    Bs dibilang naik matic rasa sport lah 😋

    Suka

  13. Asep Juga berkata:

    akhirnya zero keluar, itu orng TDR tau teu, kalo yg bawa PCX putih itu blogger papan atas?

    Suka

    • Kobayogas berkata:

      mana mereka tau hehehe… cuma pas dah mau pulang ijin foto2 buat di bikin artikel di blog, baru deh tau saya blogger, blogger thok tanpa embel lain lain di belakangnya

      Suka

  14. vario125 berkata:

    padahal bagus banget untuk menghadapi harga bbm yang semakin tinggi. tapi kalo pake listrik ya rasanya sama saja karena harga listrik juga terus naik kwkwkwkkwkw

    Suka

    • dhanyfirdaus berkata:

      harusnya kl mau pol sih pakai sumber tenaga listrik dari matahari/air/angin. Kl disini kendaraan listrik sebagian besar hanya memindahkan polusi dari knalpot kendaraan ke cerobong asap pembangkit listrik (diesel/batubara)

      Suka

  15. harisnanggala berkata:

    keterangan isi silinder di stnk bgmana ya..

    Suka

  16. rifz berkata:

    engine cut off buat apa ya, motor listrik kan ga pake stasioner?? begitu berhenti kan mesin otomatis mati? lha dari motor listrik kan ga pake kopling langsung susunan gear/ belt

    Suka

  17. wongserut berkata:

    kalo produksi masal udah rilis dipasstikan harganya bisa merakyat 😉

    http://wongserut.wordpress.com/2014/11/12/saat-tagline-real-men-use-three-pedals-bergeser/

    Suka

  18. nivikoko berkata:

    saya suka teknologi berbahan listrik.. menarik untuk dipinang apabila kisaran harga 30 jutaan heheh

    http://nivikoko.com/2014/11/13/membedah-tagline-yamaha-semakin-di-depan/

    Suka

  19. tomcat berkata:

    mahil imir…meuning e moto…mun rusak tinggal piceun k tkg loak

    Suka

  20. genbuz berkata:

    wow… Jooosss…

    Suka

  21. Mase berkata:

    Keren sih tapi muahal

    Suka

  22. sigit_shandi berkata:

    yah…gk ada kopling nya 😦

    Suka

  23. Aa Ikhwan berkata:

    awas byarpet 😀

    Suka

  24. mbah uip berkata:

    sabaraha cc mang ?

    Suka

  25. ipanase berkata:

    apaan tuh? wah baru tahu aku
    harga josss
    zero emission? ngechargenya pake listrik pembangkit tanpa emisi?

    Suka

  26. Dyonsisius Misi berkata:

    Mbah.. mbah, Ban e ndamel merk TDR nopo IRC 😀

    Suka

  27. aurora berkata:

    raono suarane dadine iso ngeget-geti wong sik disalip.
    (google translate mana google translate… 🙂

    Suka

  28. farifairis berkata:

    wah… masih mahaaaaall.. kalo subsidi premium buat subsidi motor listrik aja gimana?
    subsidi motornya 1x, tapi pemakaiannya bisa lamaa..
    itung2annya ntar pemerintah bakal lebih hemat gak yah?
    hmm.. ato malah bisa tekor kalo dikorupsi! 😀

    Suka

  29. wong deso berkata:

    motor kebanyakan dengan fitur pass beam, engine cut off….

    itu kalo motor normal om… lha ada motor yg ga pake pass beam dan engine cut off…. hehehe.

    Suka

  30. Ping balik: Zero Motorcycle, Bagaimana peluangnya di Indonesia? | travelmotoblog

Orang Bijak Tinggalkan Jejak...Diskusi Sehat Pasti Mengasyikkan :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s