Official Test Ride Part II: Full Impression Honda Beat Pop eSP, Handling dan Performa


Beat Pop

Kobayogas.com – Hola lads, Honda menjawab tantangan Yamaha dengan menggelontorkan dua model sekaligus untuk skutik andalannya, yaitu Honda Beat. Pada artikel lalu, KBY sengaja telah memilih Beat Pop eSP, bagaimana impresinya?

Dari sisi desain dan fitur KBY sudah mengupas tuntas keduanya pada artikel sebelah sini, kini saatnya mencoba sesuatu yang riil, yang nyata, impresi tes jalan! Tes jalan diperlukan untuk mengetahui impresi berkendara yang sebenarnya dari suatu produk. Apa yang berubah dari Beat dengan mesin terbaru ini?

beat

ERGONOMI

Secara ergonomi, Beat Pop eSP memang lebih pendek 5 mm saja dari New Beat eSP, perbedaan sekecil itu jelas sulit untuk dirasakan, benar-benar minim dan tipis lads! Kaki KBY menekuk saat mendudukinya, padahal tinggi resmi hanya 163 cm sahaje.

Menggunakan sepatu Nike ACG Salbolier Mid yang tampangnya besar, ruang kaki pas-pasan dari ujung ke ujung. Jika menggunakan sendal atau sepatu yang relatif kecil, mungkin tersisa ruang banyak pada bagian kaki. Namun positifnya, hal tersebut sama sekali tidak mengganggu baik kenyamanan ataupun membuat kagok. Toh biasanya pada skutik apapun, kaki tidak melulu terpaku pada pose seperti di foto.

Beat Pop

HANDLING

Namanya skutik entry level dengan dimensi bodi minimalis, handling diharapkan bisa optimal, dan Beat karbu maupun FI sudah sukses melakukan tugasnya dengan sangat baik. Bakal berlanjut di suksesornya? Betul sekali, dengan tidak ada perubahan signifikan pada bodi – hanya pipa sasis sedikit lebih besar pada bagian kanan (artikel dapat cek di sini) – Beat Pop eSP masih selincah pendahulunya, meliak liuk ke kiri kanan, selap selip diantara kendaraan lain bukan hal yang sulit.

Bermanuver ekstrim hingga limit membuat standar tengahnya menggasruk jalan, derajat kemiringan lebih dari cukup sebelum terdapat gejala ban belakang melipat akibat tekanan atau ban depan low side akibat mulai kehilangan grip. Untuk hal ini KBY melihat sendiri manuver yang dilakukan om Sapto Anggono dan juga telah mencobanya sendiri di pelataran parkir gedung Training AHM.

Hal di atas tersebut berlaku untuk keduanya, karena kami mencoba keduanya, Beat Pop lebih mudah tergasruk akibat ground clearance yang lebih rendah dari Beat eSP. Well, KBY rasa tidak akan ada yang mencoba hal tersebut untuk harian 😀 So diluar percobaan ekstrim tersebut, semuanya patut diberikan apresiasi.

Beat eSP

KENYAMANAN

Suspensi kedua Beat eSP ini tidak ada yang baru, maka bantingannya pun masih sama, lebih lembut jika dibandingkan Sniego yang sudah mengganti suspensi namun cukup firm jika dibandingkan dengan Scoopy. Area tes memungkinan kami mencoba semua jalan. Yang buruk ketika keluar gedung, bahkan bisa disebut parah karena banyak kubangan dan jalan bolong, sedangkan aspal mulus di dapat ketika sudah masuk jalan raya.

Hanya catatan positif KBY untuk Beat Pop, busanya somehow lebih empuk meski tidak lebih tebal, dan bagian depan jok pun shape nya meruncing, membuat pengemudi tidak terlalu membuka kedua kakinya terlalu lebar. Artinya, Beat Pop eSP memang lebih bersahabat bagi yang mungil…

PERFORMA

Handling sudah dibahas, bagaimana dengan performanya? Baik mesin maupun pengereman? Ini yang gila, tiga blogger di depan KBY ketika tes jalan; yaitu Mas Didiknh, om Endrix Sejuta umat dan Bro Stephen Langitan benar-benar raja jalanan. Mereka dengan tega push to the limit performa yang dimiliki oleh New Beat eSP all varian. Gas pol, rem pol…bunyi ban berdecit sudah menjadi soundtrack yang biasa di telinga.

Rem dulu yang kita bahas, ketika Marshall di depan memberikan kode untuk memacu hingga full throttle karena jalan di depan lurus dan kosong, ketiga blogger tersebut di atas gak pake lama langsung memacu sang Beat, KBY lupa mas didik memakai Beat yang mana, namun dengan PWR yang sangat baik (sepertinya bobotnya hanya 45 kg) melesat paling depan, kemudian Endrix dengan Beat Pop eSP kedua…

Bro SL dengan Beat eSP ada pada posisi ketiga namun dengan PWR yang lebih buruk, KBY berhasil menyusulnya dengan cukup mudah. Ckiit ckiittt… suara rem berdecit dari arah depan maupun belakang KBY, namun tak ada gejala oleng terlihat dari kedua motor di depan.. Jalanan kosong lagi, gas pol lagi, kembali bunyi berdecit terdengar dari Beat Mas Didik dan Om Endrix…

Kesimpulan, rem depan Beat eSP secara mengejutkan memuaskan, yang kalah adalah bannya, terlalu mudah selip dan tergelincir ketika melakukan pengereman keras. Hasilnya, kami semua setuju kombinasi kedua rem adalah yang terbaik, biarkan rem depan dulu yang bekerja maksimal, ketika dirasa sudah pol dan ban depan mengunci, maka segera diiringi dengan menarik tuas rem belakang.

Catatan: Hal tersebut dilakukan pada kondisi eksrim, untuk keadaan normal, rem depan saja atau rem belakang dengan CBS sudah sangat mumpuni.

Performa Mesin

Dari sisi tarikan, efek jambakan tentu karbu seng ada lawan, mesin injeksi terasa lebih smooth dalam berakselerasi untuk kemudian tanpa terasa kecepatan bertambah dan terus bertambah. Dengan kubikasi mesin yang tidak sampai 110 cc, Beat Pop tidak bisa disebut mengecewakan, performanya akan sangat memenuhi ekpektasi bagi rider kebanyakan. Bagaimana dengan rider antusias? Beli sport lah, salah amat beli skutik mah 😀

Kecepatan maksimum yang dapat diraih pada speedo untuk Beat Pop eSP yang KBY tumpangi adalah 105 km/jam, sayang seribu sayang, video cam tidak tertekan dengan baik tombol recordingnya sehingga tidak ada bukti satupun yang bisa diberikan…Untuk kasus mas Didik dan om Endrix, kecepatan yang bisa diraih menurut klaim mereka adalah 110 dan 107 km/jam. Pada kecepatan tersebut menurut KBY bodinya masih masuk dalam kategori stabil. Efek PWR? 😀

Catatan hadir pada pengaplikasian kabel throttle dengan push dan pull, memang terasa berat jika belum terbiasa, namun yang berat hanya putaran gasnya saja, mesinnya sih tidak ada gejala nge-lag. Putaran gas berat ini juga KBY alami pada New PCX.

THE VERDICT

Jika ekpektasinya adalah motor yang relatif kecil, lincah, desain stylish dengan akomodasi memadai, Beat Pop menjawab semua ekpektasi tersebut. Hanya jika masih suka akan desain Beat FI dan sering memaksimalkan fungsi kantung depan, maka New Beat eSP adalah jawabannya karena kantung depan Beat Pop terlalu mungil terutama bagian kanan…

So what Beat are you?

kantong Pop mungil

kantong Pop mungil

Mangga digeber ladsss… Thanks for reading and sharing this article…

mana ya ojek Beat Pop yang keren itu

mana ya ojek Beat Pop merah yang keren itu

Contact me at…

email me: kobayogasblog@gmail.com
path me: Yogas Kobayogas.com
whatsapp me: 08184YOGAS (96427)

KobaYogas from WordPress for Android

Tentang Kobayogas

Nama: Yogas, panggilan sejak kuliah: Kobay. Lelaki charming yang pernah mampir di Bandung dan KL di jiran saat kuliah ini adalah penggemar otomotif sejak SD. Bekerja full time sebagai kuli dunia asuransi umum sejak 2004. Wanna share some things? Contact me @kobayogasblog@gmail.com or WhatsApp 081218044747 Thanks :)
Pos ini dipublikasikan di Honda, New Product, Test Ride dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

58 Balasan ke Official Test Ride Part II: Full Impression Honda Beat Pop eSP, Handling dan Performa

  1. Rizalpraja berkata:

    Kalo saya yg naek mirip gajah sirkus kali yak –“

    Suka

  2. noveri22 berkata:

    Belum tertarik sama metik eSP 110cc, masih nyaman sama metik eSP 125cc, tapi kalo nanti Scoopy eSP modelnya bagus lain cerita 😀

    Suka

  3. yusufblog23 berkata:

    Ngoahahahaha… mang kobay dicariin tuh…wkwkwkwk

    Suka

  4. prieantara berkata:

    Wedyan, tukang ojek yg pake helm warna ngejreng menguasai…

    Suka

  5. bdt berkata:

    penasaran thn depan nich,

    si mio yg design dah mirip beat dan secara keseluruhan lebih baek

    designnya dan cc lebih besar serta fitur

    ditambah dari sebelumnya

    apakah bisa mepet penjualan beat

    Suka

  6. New bonn djoovy berkata:

    Jozz om…

    Suka

  7. macantua berkata:

    ah nu pasti diinget mah Mie Kangkung, datang walau sudah kenyang masih ngagayem hahahahaahhaha

    http://macantua.com/2014/12/22/bertemu-para-blogger-senior/

    Suka

  8. Btr berkata:

    Mio 125 itu keliatan kumuh. Desain mirip dm beat, tp kualitas cat dan plastik yg menurun, mgk gr2 kubikasi diperbesar tp harga tetep makanya harus ada yg dikorbankan.
    Q dah liat di pameran di lapangan lumintang

    Suka

  9. Btr berkata:

    Kena terasi lg….:(

    Suka

  10. blade-in berkata:

    Maaf, itu lagi naik Honda Soul atau Honda Spin ya?

    Suka

  11. urang bogor berkata:

    Pwr kalah yg bawanya buncit..hahahaa

    Suka

  12. DidiMAYnem berkata:

    Bang kobay, ntu kagak panas ape ? siang-siang pake baju renang (yang diatas motor biru), jangan-jangan ntu baju senam bininya wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwk

    Suka

  13. orong-orong berkata:

    om kebanyakan bloger yang ngetest motor pabrikan kok cuma merangkum kelebihanya, lha kekuranganya di bahas juga donk biar bisa jadi bahan perbaikan. wkwkwkwk ( ngimpi )
    http://orongorong.com/2014/12/21/evolusi-yamaha-rx-z-malaysia-dari-masa-ke-masa/

    Suka

  14. Syah Irza Raya berkata:

    jos lek. selalu update test ride, gak rugi sudah setahun saya langganan mampir disini 😀
    http://siraya96.wordpress.com/2014/12/22/suka-duka-bersama-yamalube/

    Suka

  15. wawan s® berkata:

    i like pop…but love the girl at last pict :v

    Disukai oleh 1 orang

  16. wesly danzig berkata:

    waiting honda “maha karya”

    Suka

  17. smartfaiz berkata:

    Kurang cocok buat beruang sepertinya 🙂

    Suka

  18. farifairis berkata:

    perbandingan speknya mana nih..
    hmm.. jadi pilih yg mana yah..? hemmm…

    Suka

  19. Ngomong-ngomong om kobay pake sepatu merk hi-tec ya? (salah fokus) 😀

    Suka

  20. sijidewe berkata:

    sayang sekali fotoku tidak ada satu pun

    Suka

  21. Aa Ikhwan berkata:

    wew ajib 😀

    Suka

  22. Ping balik: 2015, Tahun Ajang Pamer Kekuatan Dua Pabrikan Nasional…Yamaha X-Max Yang Terakhir Terlihat? | KobaYogas.COM

  23. Ping balik: Honda Beat eSP series Sudah Mulai Didistibusikan, Masa Penantian Telah Usai | KobaYogas.COM

  24. Ping balik: Honda New Beat Pop eSP ISS Sudah Di Kandang, Asiknya Eksplore Apanya Ya? | KobaYogas.COM

  25. Ping balik: Review Honda New Beat Pop ISS – Apa Kata Para Tester Yang Sudah Mencobanya | KobaYogas.COM

  26. Ping balik: Tematis Test Ride Honda New Beat Pop ISS – Konsumsi BBM, How Far Can You Go | KobaYogas.COM

  27. Ping balik: Kupas Tuntas Honda New Beat Pop ISS – Performa, Handling dan Kenyamanan Untuk Harian | KobaYogas.COM

  28. Ping balik: All New Beat eSP Skoolfest – Pencinta JKT48 Mesti Hadir Nih.. | KobaYogas.COM

  29. Ping balik: Honda Beat Pop Makin Funky – Cool Pixel dan Comic Hits Resmi Dikenalkan Pada Bloggers | KobaYogas.COM

Orang Bijak Tinggalkan Jejak...Diskusi Sehat Pasti Mengasyikkan :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s