The Merinding Series: Kisah Dari Kayu Kurung Batang…


ilustrasi

ilustrasi

Kobayogas.com – Merinding Series adalah artikel sisi lain dunia biker yang hanya terbit setiap Kamis malam.. Cerita misteri yang merupakan kisah berbagi dari para pengunjung blog untuk pengunjung blog… Enjoy dan brace yourself..

Kontributor: Eka Pujo Sakti. Editor: Kobayogas.com

Cerita ini bapak ku yang ngalamin mas, sekitar tahun 2000 an, aku masih SD. Lokasinya diprovinsi jambi, kab. Muara jambi, kec. Sungai bahar, d.s berkah

Dulu bapak itu org yg aktif perkumpulan masyarakat di desa ku, maklum bapak transmigran dari jawa.. saat kejadian ini bapak menjadi pengurus perkumpulan petani sawit beberapa RT, RT di daerah Sumatra beda jauh dengan jawa, antar rumah saja jaraknya bisa 50 meter…

Suatu ketika ada tetangga kami yang baru ngontrak sekitar 4 rumah dari rumah kami, sekitar 200 meter. Isterinya hamil muda namun mengalami keguguran. Sebagai orang bertetangga reflek bapak melayat, karena waktu itu belum ada keranda maka setiap ada yg meninggal selalu dibuatkan peti dari kayu untuk pemakaman. Karena baru dilingkungan itu dan belum mempunyai kayu yang siap dipakai bapak pun inisiatif meminjamkan kayunya, ya dulu sampe sekarang bapak suka nyimpen kayu berbentuk potongan dirumah.

Singkat cerita setelah pemakaman, kayu yang dipakai oleh ortu si bayi tadi dibongkar dan dipulangkan kan lagi kerumah dan ditaruh dibawah atap yg dari seng (trik biar suhu dalam rumah nggak panas). Malam setelah tahlilan bayi yang tadi, bapak ada pertemuan biasa seperti aktifitas wajib nya, dan pulang larut malam, lewat tengah malam….

Ketika pulang melewati depan rumah ortu bayi yang meninggal tadi bapak merasakan suasana yang beda, terasa muram dan begitu suram..maka dipercepatlah kayuhan sepeda ontel lawasnya. Sampai dirumah bapak pun istirahat karena terlelah aktifitas seharian. Saat tidur bapak mimpi tapi seolah olah terjadi nyata sama ketika dijalan tadi anak bayi tadi ikut dengan bapak pulang dan tidur dirumah.

Pagi hari bapak bercerita kejadian semalam ketika sedang berkumpul dengan kawan-kawannya, dan ada sesepuh tetangga kami menanyakan perihal asal muasal kejadian tersebut…. dan didapatlah kesimpulan ternyata bayi tersebut ikut karena alat (kayu) yang semesti nya ditinggal dikubur atau dirumah ortu nya tapi dikembalikan ke rumah kami. Maka kayu dirumah tadi diantar kerumah ortu nya dan selesai lah kisah yang dialami Bapak.

Berkat kisah ini, bayi tadi yg sebenarnya tidak ada sangkut paut keluarga sampai sekarang kami menganggap dia dan keluarganya adalah saudara sendiri, setiap waktu jg nyekar ke makam bayi terebut.

wallahualam bishawab.. Punya cerita misteri yang dialami sendiri atau kerabat? Kirim ya ke email di bawah ini

Baca juga artikel lainnya lads…

Mangga digeber ladsss… Thanks for reading and sharing this article…

Kunjungi juga blog di bawah ini ya.. http://www.sakahayangna.com

Contact me at…

email me: kobayogasblog@gmail.com
path me: Yogas Kobayogas.com
whatsapp me: 08184YOGAS (96427)

Iklan

Tentang Kobayogas

Nama: Yogas, panggilan sejak kuliah: Kobay. Lelaki charming yang pernah mampir di Bandung dan KL di jiran saat kuliah ini adalah penggemar otomotif sejak SD. Bekerja full time sebagai kuli dunia asuransi umum sejak 2004. Wanna share some things? Contact me @kobayogasblog@gmail.com or WhatsApp 081218044747 Thanks :)
Pos ini dipublikasikan di Horror Series dan tag , , , , , . Tandai permalink.

31 Balasan ke The Merinding Series: Kisah Dari Kayu Kurung Batang…

  1. rocker berkata:

    amboy yg ditunggu akhirnya muncul jg

    eh punten pertamax

    Suka

  2. New bonn djoovy berkata:

    Cepet amat yaak terbitnya??

    Suka

  3. prieantara berkata:

    josss

    Suka

  4. mbah_anom berkata:

    Loh sinarieun wayah kieu ? ūüėģ

    kuran merinding euy.
    Mun nepi ka merinding mah ijal sok wegah komen :v hehehe

    NP: jangan komen di merinding series ! Kalo tak mau anda di datangi hantu KOMEN berkepala emot !

    Suka

  5. Mas_jump berkata:

    Sunah rodull ūüôā ūüôā ūüôā

    Suka

  6. Mas_jump berkata:

    Walaaaahhh kleru menceeettt

    Suka

  7. siEG berkata:

    Kisah nyata banget nih uda pernah denger jg dr tmn kuliah anak kaltim..

    Tp kok rasanya krg serem ya.. hehehe..

    Suka

  8. petirabang berkata:

    masih sore kang… buru2 kemana nih?

    Suka

  9. F–≠–ĮY berkata:

    kurang seyeeeemmm euy,,,,,mang met enya urg kudu ngeunteung ameh serem,ngke kaca na beulah geura wkwkwkwwkwkwkwk ūüėÜ

    Suka

  10. warungasep berkata:

    wah ceritanya gk lucu mang

    Suka

  11. hafidh07 berkata:

    Ckck bisa gitu ya, bacanya tengah malam gini, feelnya dapet, mantap kang wkwkwk

    mampir gan, cara mengusir tikus di bagasi motor dan kap mesin https://hmsmotoblog.wordpress.com/2015/05/07/cara-mengusir-tikus-yang-suka-menginap-di-bagasi-dan-kap-mesin/

    Suka

  12. Someone berkata:

    Kampret gambarnya.

    Suka

  13. fbhceleng3rs berkata:

    Leuwih serem papanggih jeung FBH euy..
    Penghuni gudang angker AHM
    Penjualan 0 unit/thn

    Coba nanti tolong buatin artikelna kang, ngke dikirim via email.

    Suka

  14. Azis Karim berkata:

    Ceritanya kurang ngeri

    Suka

  15. pengunjung berkata:

    Sereeemmm… ūüėģ

    Suka

  16. force_kid berkata:

    wah, ternyata kita msih tetangga rupanya… #kecamatan-tetangga ūüėÄ

    Suka

  17. balimotorider berkata:

    lbh serem lagi hasil final mt25 om….
    sampe ada yg batal beli

    Suka

  18. harisnanggala berkata:

    pantas aja keranda jenazah di komplek pemakaman ngga pernah digondol maling, padahal nyimpennya cuma disender ke tiang listrik.. ngga ada yg berani rupanya, kalo di kilo’in kan lumayan berat.. hehhee

    Suka

  19. Matias Duarte berkata:

    Yahh ga serem mang ūüė¶
    Mungkin gara2 casenya solved
    Lain kali casenya dibuat unsolved aja biar seyemmm

    Suka

  20. papa3r berkata:

    buat yg merasa kurang serem….
    “cobalah untuk mengingat wajah sang empunya blog….”
    kkkkkaaabbooooooorrrrrrrrrrrrrrrrr……

    Suka

Orang Bijak Tinggalkan Jejak...Diskusi Sehat Pasti Mengasyikkan :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s