Tematis Busi: Penggunaan Busi Iridium, Why Should, Why Should Not?


busi iridium 2

Kobayogas.com – Salam geber lads… Masih membahas kelanjutan seputar busi iridium nih.. Sebenarnya sesignifikan apa sih pengaplikasian busi iridium pada mesin kendaraan baik roda dua atau empat? Yuk bahas sedikit…

Dipercaya kalau penggunaan busi iridium itu dapat menaikkan tenaga mesin secara signifikan, benarkah demikian? Ya dan tidak.. Jadi why should and why should not kita mengganti busi standar chopper dengan iridium?

Ya, busi iridium dapat menaikkan tenaga secara signifikan jika kondisi mesin sudah oprekan karena tentunya disertai ubahan pada sektor lain.. tapi tidak signifikan jika mesin masih standar. Ada perubahan tapi tidak sedahsyat yang diperkirakan. Lagipula, syarat agar busi iridium dapat bekerja maksimal sudah KBY sebutkan pada artikel sebelumnya, salah satunya ya penggunaan jenis BBM beroktan tinggi.. tanpa itu ya percuma lads..

Jangan mengganti busi standar dengan iridium lads! simak efek negatifnya..

Jika pada roda empat, penggunaan busi tipe iridium sebenarnya lebih kepada durabilitas usia pakai si spark plug itu sendiri dan menghindari seringnya bongkar pasang busi saat dilakukan service berkala.. Mengapa demikian? Karena pada mobil-mobil modern saat ini, engine bay alias ruang mesin sudah sedemikian sesak dengan celah sempit yang mungkin sepasang kucing pun akan berpikir dua kali untuk kawin di situ 😀

Dengan makin rapatnya celah antar part yang ada di dalam ruang mesin, tentu akan sedikit menyulitkan teknisi ketika melakukan servis dan harus mengecek kondisi busi, okey, sulit mungkin sih tidak terlalu, namun yang jelas akan takes time alias boros waktu… karena bongkar pasang parts yang lebih banyak dari servis ringan yang tanpa harus mengecek kondisi busi. Dengan menghindari seringnya bongkar pasang, tentu kekuatan baut bawaan pabrik yang mengikat parts akan selalu terjaga kualitasnya.

busi iridium

Busi bertipe/ berbahan iridium ditengarai memiliki usia pakai yang sangat lama, beberapa produsen roda empat mengklaim usia pakai busi dapat mencapai 100,000 km tanpa harus dicek dan diganti!! Tentu dengan terms and conditions applied seperti mesin standar dan sehat serta pemakaian bbm dengan jenis yang dapat menopang usia pakai si busi itu sendiri, misalnya dengan RON (Research Octane Number) minimum 92, maka usia pakai sang busi memang dapat berlangsung sesuai klaim pabrikan.

Pun begitu, mengingat harga BBM sejak beberapa tahun lalu seringkali tidak jelas harganya, tentu kebanyakan para pemilik kendaraan lebih suka menggunakan jenis bbm yang terjangkau.. Dengan terms and conditions yang sudah disebutkan di atas, penggunaan jenis bbm yang tidak sesuai rekomendasi tentunya akan mengkebiri usia pakai dari busi iridium menjadi hingga setengahnya…

Sehingga pada prakteknya, bengkel resmi pun cukup rajin mengecek kondisi pakai sang busi iridium pada servis berkala kelipatan 20,000, dengan konsekuensi waktu servis pun jadi mengular, yang harusnya bisa 1 jam menjadi 2-3 jam akibat bongkar pasang pada ruang mesin.

Next article: Busi Iridium untuk keperluan race atau balap

Baca juga artikel lainnya lads…

Mangga digeber ladsss… Thanks for reading and sharing this article…

Kunjungi juga blog di bawah ini ya.. http://www.sakahayangna.com

Contact me at…

email me: kobayogasblog@gmail.com
path me: Yogas Kobayogas.com
whatsapp me: 08184YOGAS (96427)

Tentang Kobayogas

Nama: Yogas, panggilan sejak kuliah: Kobay. Lelaki charming yang pernah mampir di Bandung dan KL di jiran saat kuliah ini adalah penggemar otomotif sejak SD. Bekerja full time sebagai kuli dunia asuransi umum sejak 2004. Wanna share some things? Contact me @kobayogasblog@gmail.com or WhatsApp 081218044747 Thanks :)
Pos ini dipublikasikan di Agar Lads Makin Tahu, Modifikasi dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

47 Balasan ke Tematis Busi: Penggunaan Busi Iridium, Why Should, Why Should Not?

  1. ardiantoyugo berkata:

    ati ati lho Mang…

    Yamaha MT-25 ga MT series banget: http://wp.me/p1eQhG-1e6

    Suka

  2. ardiantoyugo berkata:

    tambah gede apine… mesin ra kuat iso sempal… wkwkwkwk…

    Suka

  3. prieantara berkata:

    kalo motor apa ad yg dr pabrikan pake busi beginian?

    Suka

  4. petirabang berkata:

    Kalo busi yg kepala tekuk 3 sisi itu busi apa kang? katanya sih racing… dulu pernah pake sebentar, malah ga enak… lbh boros dan ga bisa langsam…
    Tenaga? ya podo wae wong mtrnya supri fit….

    Suka

  5. mansarpost berkata:

    Wooow,, si api hijau, ehh biru.. 😀

    Suka

  6. dankerspeed25 berkata:

    busi iridium wajib pake bbm oktan 92 ke atas….klo gk y gk usah pake….soalnya yg make udah kebanyakan duit..wkakkakaka

    Suka

  7. Jeremy Clarkson berkata:

    Gak pake iridium ah……musti beli dulu, males ribet. hahahaha

    Suka

  8. wesly danzig berkata:

    pernah pake busi iridium ngk cr8 di bletak ane.. pagi pagi gampang panasin. tapi pas udah di pake seharian pernah mati sendiri tuh busi.. padahal pake V-power selama 3th selama itu mati mesin kalo di inget ada kali 10kali.. nah dri itu pake budi setandar lagi u24 nye denso

    Suka

  9. Batman berkata:

    ane pake Bosch Iridium…

    Suka

  10. Adhe145 berkata:

    Ane mah nyimeng aja, eh nyimak.

    Suka

  11. kudo78dk berkata:

    busi itu kebutuhan bukan pengupgrade performa
    http://78deka.com/2015/06/05/kecelakaan-pertama-bersama-sipiter/

    Suka

    • Kobayogas berkata:

      Meski bisa sbg Upgrade juga…

      Suka

      • kudo78dk berkata:

        yups… upgrade mengikuti kebutuhan motor krn udah diupgrade bagian lainnya, sehingga membutuhkan busi tipe dingin.

        Suka

      • Kobayogas berkata:

        selama kodenya bukan dingin banget yg mana khusus mesin korekan, akan aman2 aja, misal kek ay punya IU22, hanya sedikit lebih dingin dari standar.. Yang kurang tepat itu pake IU27 utk mesin standar, apalagi tinggal di bandung misalnya wkwkwkwk

        Suka

  12. miirr berkata:

    Kalo yg digantinya sekaligus koil gimana om?

    Suka

  13. wong deso berkata:

    oh.. ane inget pernah beberapa kali pake busi iridium…. ga enak pol…. krn saat selesai servis dibengkel businya berubah jadi busi biasa…. aneh!

    Suka

  14. Evan Pongo berkata:

    Mang Kobay mau diemut ga?

    Suka

  15. motobikerz berkata:

    Ini dia touring dengan Yamaha WR250R lewat Tol Cikapali http://motobikerz.com/archives/12175 via @motobikerz

    Suka

  16. Lampor berkata:

    Ada cara biar busi standar berasa iridium, apinya aja, bukan umurnya, jadi fokus. Potong elektroda groundnya separo sambil dicongkel dikit. Jadi nanti ujung elektroda groundnya ada pas ditengah2 elektroda tengah.

    Disukai oleh 1 orang

    • teletubbies berkata:

      siap mantau dan nyobain ntar

      Suka

    • teletubbies berkata:

      kalau cuman di amplas/di asah aja tuh yg ground (yang mayungin) agar tepat ditengah bisa ngefek juga ga?

      Suka

      • Lampor berkata:

        Maksudnya motongnya pake cara diasah? Kalo gitu apa gak lama banget mendekinnya? Biar lebih jelas gimana bikinnya coba aja googling Side Gapped Spark Plug mas. Hasilnya emang ada yang pro, ada yang kontra. Tapi sy pribadi udah coba dan hasilnya emang sesuai sama apa yang dibilang. Terasa ada peningkatan torsi dari pertama gas dipelintir.

        Suka

  17. RizaNinja13 berkata:

    Mank kmaren ente prnh janji mau bikin artikel tntng kekurangan n kelebihan berbagai mcm konfigurasi posisi penggerak roda di mobil, jgn smpe lupa ye, hehe

    Suka

  18. titohaha berkata:

    aku jg pake nih…
    tapi yg double iridium, dari motor msh 6000km smpek skrg udah nyentuk 35000km masih hayuk aja…
    diajak lari msih enak, di starter jg masih oke, mesin suara nya lebih ngebass, puaslah pkoknya..
    😀

    Suka

  19. Besok Siang berkata:

    (oot dan ttg busi)
    bedanya busi ngk R dan busi ngk biasa apa?
    semisal busi standar ngk R, apa bisa pake busi iridum?

    Suka

  20. dmnc berkata:

    siipp gamblang (minjem lek iwan :D) eh blom ya, 1 artikel lag. ditungguuuu.

    Suka

  21. Ping balik: Tematis Busi Iridium: Pengaplikasian Untuk Race, Seberapa Penting? | KobaYogas.COM

Orang Bijak Tinggalkan Jejak...Diskusi Sehat Pasti Mengasyikkan :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s