Ini Dia Alasan Yamaha Aerox 125 Tidak Menggunakan Filosofi BlueCore!!


Yamaha Aerox edisi Rossi

Kobayogas.Com – Hola lads, rasa penasaran dari pencinta roda dua akan spesifikasi Yamaha Aerox Indonesia akhirnya pun terkuak. Apakah mesinnya sudah VVA? Apakah sudah bluecore?

Ya, seperti pada artikel Yamaha Aerox 125 bukan skutik biasa, KBY menyebutkan bahwa mesin Aerox 125 LC (Liquid Cool) sesuai spesifikasi dari Ring Piston belumlah menggunakan filosofi BlueCore. Bahkan mesinnya dari sisi teknologi terbaru yang dimiliki oleh Yamaha terkesan mundur, yakni menggunakan mesin milik Yamaha Xeon RC/ GT125 Eagle Eye.. Apa alasannya?

Pada artikel tersebut, salah satu komentator yaitu VVA155 berkata “(Yamaha Aerox) Tanpa bluecore = kemunduran?? Sepertinya masbro belum bandingkan 125 blue core dengan 125 xeon…hadewwwhhh. Hahahaha. Kalo power minded…langkah yamaha tidak memasang bluecore tepat!

KBY mencatat komentar tersebut dan memang ada benarnya, oleh karena itu pada kesempatan di sesi tanya jawab pada peluncuran resmi Yamaha Aerox 125 LC di Sirkuit Sentul pada hari Senin 18/1/2016, KBY pun menanyakan hal yang menjadi rasa penasaran di hati dan kepala cieeee hehehe.. Siap ya?

KBY: Mengapa mesin Yamaha Aerox 125 belum atau tidak Bluecore?
DB: Bluecore menitikberatkan pada balance antara performa dan efisiensi bbm sementara pendekatan Yamaha Aerox 125 ini memang lebih ke performa, itu mengapa Aerox 125 tidak menggunakan platform filosofi Bluecore.. Sesuai dengan tagline Racing Performance dan Life is A Race, Aerox memang diciptakan untuk performance oriented

IWB: Yamaha Aerox 125 ini ada kemiripan dengan Yamaha X-Ride lalu apakah X-Ride akan tetap ada atau dihentikan penjualannya sejak adanya Yamaha Aerox ini..
DB: Kedua motor tersebut merupakan dua hal yang berbeda, X-Ride memang sport namun lebih kepada penggunaan off road (jalan diluar aspal) sedangkan Yamaha aerox 125 justru sebaliknya.. Penggunaan di jalan aspal.

Nah lads, pertanyaan KBY yang dijawab langsung oleh Bapak Dionisius Beti ini apakah sudah menjawab rasa penasaran? Ya, spekulasi sih biasa terjadi, dari yang bilang ngabisin stock mesin Xeon lah atau Yamaha gak niat gelontorin Yamaha Aerox lah dll.. Namun yang jelas jawaban YIMM adalah karena Aerox 125 menitik beratkan pada performa..

Yamaha Aerox edisi Rossi 2

Mangga digeber lads.. Baca juga artikel artikel lainnya ya lads… makasih sudah bantu sharing…

Kunjungi juga blog mang Saka di bawah ini ya.. http://www.sakahayangna.com

Contact me at…

email me: kobayogasblog@gmail.com
path me: Yogas Kobayogas.com
whatsapp me: 0812 180 44747
tweetme: @kobayogasblog
Instagram: Kobayogas
Line: yogaskobayogas.com

Iklan

Tentang Kobayogas

Nama: Yogas, panggilan sejak kuliah: Kobay. Lelaki charming yang pernah mampir di Bandung dan KL di jiran saat kuliah ini adalah penggemar otomotif sejak SD. Bekerja full time sebagai kuli dunia asuransi umum sejak 2004. Wanna share some things? Contact me @kobayogasblog@gmail.com or WhatsApp 081218044747 Thanks :)
Pos ini dipublikasikan di New Product, Yamaha dan tag , , , , , , , , , . Tandai permalink.

49 Balasan ke Ini Dia Alasan Yamaha Aerox 125 Tidak Menggunakan Filosofi BlueCore!!

  1. ardiantoyugo berkata:

    tak kiro ngirit…

    DIY memperbaiki speedometer eror: http://wp.me/p1eQhG-1vh

    Suka

  2. mariodevan berkata:

    Ga perlu tanya ke yamaha, ane uda bsa tau jalan pikirannya wkwkwk

    Suka

  3. bdt berkata:

    lalu gimana tuh spandok di dealer yamaha yg bertulisan blucore dna moto gp?

    bilang aja mesin xeon banyak numpuk digudang.

    xeon kalah telak lawan vario 125,

    trus berubah jadi xeon rc, lebih punya speed tinggi daripada variyem.

    tetep kek ama variyem, padahal harga dibawah variyem.

    sekarang harga 18 an , diatas variyem standard, mau menang?

    wong dulu targetnya 150 rb an/bulan, nyatanya 50 rb/bln aja dah top tuh kejual

    Suka

  4. Croot di Wajah berkata:

    Apa sih yg wah dari ni motor selain desainnya yg up to box untuk harga di kisaran 18jt-an

    Seharusnya speedometer jgn pakai punya x-ride, seharusnya udah full digital, stoplamp, lampu sein sudah full LED. Baru deh harga segtu cocok.

    Suka

  5. Roti Goreng berkata:

    Kalau dibilang kemunduran sih enggak. Stagnan iya. 😂
    Tapi emang sih tarikan Xeon (GT125) lebih kerasa daripada metik 125 lainnya. Apalagi kalau udah 60 ke atas, tarikannya enggak ngejambak cuma tau-tau udah diatas deket ke 100.

    Suka

  6. indoblazer berkata:

    Oalah jadi ini alasaannya..
    Cek alasannya overheat masih menjadi hal yg menakutkan di http://www.indoblazer.com

    Suka

  7. sucahyoaji berkata:

    motor blue core itu motor yang disetel lemot biar irit. Jadi motor yang ada labelnya blue core itu kategori motor lambat, karena memang cari iritnya. Itu juga alasan mengapa ada Byson Blue core tapi nggak ada vixion blue core.

    https://kupasmotor.wordpress.com/2014/12/16/irit-ala-yamaha-blue-core-dicapai-dengan-mengorbankan-tenaga/

    Suka

  8. Brown Crown berkata:

    Paling enggak speedonya kya Byson Fi juga gpp, ganti warna aja udah ok kok. Sayangnya

    Suka

  9. Buzzie berkata:

    di jalan aspal, tapi koq spion di ujung stang, bikin repot selap-selip, apa tetep ada dudukan buat spion biasa ?

    Suka

  10. dazz berkata:

    Tadi ada bahas2 Ymjet fi ga om kobay..?
    Baru artikel wak haji yg bilang ymjet..

    http://i0.wp.com/anangcozzblog.files.wordpress.com/2016/01/spek-leaked.jpg?w=326?w=480&zoom=2
    Xeon rc..
    Sistem baham bakar: ymjet fi
    Aerox
    Sistem bahan bakar: fi yamaha

    Edisi kepo..xiixi

    Suka

    • Kobayogas berkata:

      gada sebut sebut itu sejauh ay denger mah hehe

      Suka

      • dazz berkata:

        Berarti cuma artikel wak haji yg beda sendiri. Kirain ada bahas ymjet fi..
        Di website yimm udah nongol.. spesifikasi beda ama xeon rc..
        Xeon rc tulisnya.
        Sistem bahan bakar: fuel injection system ( ymjet fi)

        Yg aerox tulisnya.
        Sistem bahan bakar: fuel injection

        Ga ada embel2 ymjet fi

        Edisi kepo

        Suka

      • Kobayogas berkata:

        tapi gak tau juga kalau beliau stalking yah nanya langsung di luar sesi tanya jawab

        Suka

  11. dazz berkata:

    Ymjet apa fi yamaha biasa om..??

    Suka

  12. imvalta.com berkata:

    Huwaahhhh…ramenya….😂😂😂😂😂

    Suka

  13. ngook berkata:

    bluecorenya gagal? kaya jaman ymjet fi menghilang perlahan…

    Suka

  14. Leopold S berkata:

    kenalin dong om sama pembesar2nya

    Suka

  15. RS84 berkata:

    whatever the reason… just TBH menurut om Kobay, this is a stepback or not from YIMM and bluecore just a marketing words instead a new technology?

    really a bullshit, if bluecore was really a new engine or technologly but then they not use is in “a new aerox” ?.. never found company like this before..

    same question 4 om taufik tmc..

    bluecore cma skdr filosofi.. so whatever the technology not important ? or how om ?

    jd blue core filosofi yg ada di m3 klah dgn dgn non bluecore di aerox?

    jdi bingung..

    Suka

  16. Ping balik: Yamaha Aerox Unggul Dari New Vario 125 Di Power to Weight Ratio! | KobaYogas.COM

  17. Ping balik: Yamaha Aerox 125LC Dirilis Di Sentul Menjadi Sejarah Racing Matic | otoborn

  18. agung vva155 berkata:

    Wih…komeng ane dibikin trit…padahal kitain gak masuk karena sinyal…
    Hehe…soale by pengalaman om, adu drag soul gt 115 ymjet fi vs mio gt 125 bluecore…bluecore kewer2 ngejar 115 om…
    Tengok brosur :
    Bluecore kompresi turun , hp juga turun…
    Suwun..salam kenal, agung vva155 dari tanjung balai kariMun

    Suka

  19. Ping balik: Topspeed Yamaha Aerox Tembus 110 Km/h Di Sentul… | Ferboes.com

Orang Bijak Tinggalkan Jejak...Diskusi Sehat Pasti Mengasyikkan :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s